Ini 3 Alasan Ebola Dinilai Sulit Masuk ke Indonesia Menurut Pemerintah

Ini 3 Alasan Ebola Dinilai Sulit Masuk ke Indonesia Menurut Pemerintah

- detikHealth
Kamis, 14 Agu 2014 07:00 WIB
Ini 3 Alasan Ebola Dinilai Sulit Masuk ke Indonesia Menurut Pemerintah
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Wabah Ebola di Afrika Barat sudah dinyatakan sebagai keadaan darurat internasional oleh World Health Organization (WHO). Jika sudah begitu, adakah kemungkinan Ebola menyebar sampai ke Indonesia?

Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono mengatakan bahwa meski membunuh 1.013 orang, Ebola dinilai sulit masuk ke Indonesia. Salah satu alasannya adalah tidak adanya penerbangan langsung dari Indonesia ke negara-negara yang terinfeksi seperti Guinea, Sierra Leone, Liberia dan Nigeria.

"Tidak ada direct travel dari Indonesia ke negara-negara tersebut. Masih jauh, sulitlah," tutur Agung di Gedung Kemenkokesra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, seperti ditulis Kamis (14/8/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain tidak adanya penerbangan langsung atau direct travel, alasan lain yang dinilai menyulitkan Ebola masuk ke Indonesia adalah ketatnya pengamanan yang dilakukan negara-negara tempat singgah dan transit. Contohnya adalah Dubai, Malaysia atau Singapura.

"Menjadi keuntungan kita juga karena di tempat transit pun sudah ketat, seperti di Dubai, Malaysia dan Singapura," sambungnya lagi.

‎Alasan ketiga adalah Indonesia dinilai sukses menghentikan laju penyakit flu burung yang sempat mewabah beberapa tahun lalu. Hal ini disebabkan oleh ketatnya pengaman di pintu masuk negara seperti bandara dan pelabuhan.

"Mekanisme dini dan respons cepat sangat aktif karena pernah menangani kasus flu burung. Deteksi dini dilakukan melalui surveilans terpadu, laboratorium rujukan, pelayanan kesehatan di puskesmas serta di 100 rumah sakit rujukan flu burung," ungkap Menkes RI, Nafsiah Mboi.

(up/up)

Berita Terkait