Terselamatkan Saat Anaknya Sakit, Nirina Jadi Rajin Donor Darah

Terselamatkan Saat Anaknya Sakit, Nirina Jadi Rajin Donor Darah

- detikHealth
Jumat, 15 Agu 2014 15:06 WIB
Terselamatkan Saat Anaknya Sakit, Nirina Jadi Rajin Donor Darah
Nirina (Foto: Dias / detikHealth)
Jakarta -

Menjadi seorang public figure, Nirina Zubir tak lupa dengan tugasnya menjadi seorang ibu. Perempuan yang sudah memiliki dua buah hati ini sempat mengalami masa sulit ketika melahirkan anak pertamanya yang bernama Zivara Ruciragati Sharief.

Anaknya yang baru lahir terjangkit sakit kuning. Golongan darah Nirina yang berbeda dengan suaminya membuat anak pertamanya butuh perawatan lebih lama dibandingkan dengan bayi lainnya yang sudah lahir.

Perbedaan golongan darah tersebut membuat bilirubin pada sang buah hati meningkat dan menjadi tidak normal. Bahaya? Tentu saja. Salah satu cara untuk menurunkan jumlah bilirubin pada buah hatinya ini adalah dengan mendapatkan sumbangan darah dari orang lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Baru tiga hari menjadi ibu dan tiba-tiba anak crush darahnya dan bilirubinnya naik dari yang tadinya normal 7 sampai 8, kemudian naik 12, mulai naik lagi pelan-pelan ke 14 dan 16," kata Nirina, dijumpai dalam acara A Drop for Hopes di Plaza Semanggi, Jakarta Pusat, Jumat (15/8/2014).

"Itu mulai membuat panik karena kata dokter kalau sudah dampai 20 bilirubinnya, itu ada kemungkinan ada satu penyakit atau virus," lanjutnya.

Meski membuat Nirina panik, masalah ini pun dapat diatasi dengan banyaknya pemberian donor darah kepada sang buah hati. Oleh karena itu, sampai saat ini Na, panggilan akrab Nirina, kerap mengikuti kegiatan donor darah yang diadakan di berbagai tempat.

"Semenjak hari itu, Nirina jadi terlibat. Karena memang Na di sini ngerasain langsung benar-benar anak saya membutuhkan, kebayang orang lain yang kemungkinan accident dan kemungkinan besar kena penyakit. Jadi sekarang Na lumayan aktif untuk menyumbangkan darah," jelas mantan presenter musik ini.

Nah, sebagai seorang yang termasuk rutin mendonorkan darahnya, menurutnya jika ingin mendonorkan darah yang paling penting adalah melawan rasa takut terhadap jarum. Yakin bahwa diri kita dalam kondisi sehat dan tidak mengonsumsi alkohol juga penting jika ingin mendonorkan darah.

Selain itu, bagi perempuan lebih baik tidak mendonorkan darahnya pada saat sedang menstruasi. Dengan begitu, darah akan lebih mudah diambil dan prosesnya juga lebih cepat.

"Menjadikan donor darah sebagai lifestyle is way better than just giving selfie and spread it out," ungkapnya lagi.

(up/up)

Berita Terkait