Sebuah studi pada tahun 2010 yang dilakukan oleh peneliti dari BC Cancer Research Center, Kanada, mengatakan ada perbedaan genetik antara kanker paru pada perokok dengan kanker paru nonperokok. Penelitian dilakukan dengan cara mengambil sampel tumor dari 30 nonperokok, 39 perokok, dan 14 mantan perokok. Sampel kemudian diteliti dengan seksama terutama terkait dengan susunan DNA (Deoxyribo Nucleic Acid).
Kandidat PhD, Kelsie Thu sebagai peneliti mengatakan ada perbedaan DNA dua kali lipat lebih banyak pada tumor kanker nonperokok dibandingkan dengan tumor kanker perokok. Hal ini menurutnya menunjukkan bahwa kanker paru antar dua kelompok tersebut berbeda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Thu mengatakan ada faktor lain yang dapat dijadikan bukti bahwa kanker paru muncul dengan cara yang berbeda pada dua kelompok pasien kanker tersebut. Kanker paru pada nonperokok memiliki karakteristik seperti banyak muncul pada wanita, memiliki tumor khusus bernama adenocarcinoma, dan adanya mutasi pada epidermal growth factor receptor (EGFR).
"Hasil temuan ini diharapkan dapat membantu kita untuk lebih memahami biologi yang mendasari perkembangan kanker paru-paru pada nonperokok," tutup Thu.
(up/up)











































