Menurut dr Nany Leksokumoro, MS, SpGK, pakar gizi dari Omni Hospital, karbohidrat murni seperti nasi dan minuman manis jika dikonsumsi terlalu banyak memang dapat mengakibatkan rasa kantuk.
Pendapat senada juga disampaikan oleh dr A.R. Inge Permadhi, MS, SpGK dari Siloam Hospital. Menurut dr Inge, karbohidrat mengandung gula yang membuat perut cepat lapar. Makin cepat lapar, makin besar pula risiko mata akan terasa mengantuk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada dengan pendapat para dokter, studi yang dilakukan oleh Kanazawa Medical University, Jepang, menyimpulkan bahwa mengonsumsi nasi bisa membantu mengatasi masalah kurang tidur. Dalam studi yang melibatkan hampir 2.000 responden ini, hasil serupa tidak didapatkan pada jenis karbohidrat lain seperti roti atau mi.
Para peneliti ini menyebutkan bahwa nasi memiliki indeks glikemik (IG) tinggi. Nah, makanan dengan IG tinggi diketahui dapat meningkatkan kadar protein yang disebut tryptophan. Protein ini biasanya digunakan oleh tubuh untuk membuat serotonin kimia otak, yang dikenal untuk menginduksi tidur.











































