Bagi mereka dengan diabetes 1, pengecekan glukosa tiap aktivitas mungkin terasa berat. Pekerjaan memantau kadar gula darah dan mengonsumsi dosis insulin secara teratur membutuhkan perhatian yang tinggi dari pengidap diabetes.
Bertujuan untuk mengurangi beban tersebut, sekolompok peneliti dari Boston University dan Massachusetts General Hospital, Inggris, berhasil mengembangkan pankreas buatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu peneliti Dr Edward Damiano mengatakan alat bekerja dengan smartphone memonitor tingkat gula darah dan memprosesnya tiap lima menit. smarphone kemudian akan mengirimkan sinyal perintah lewat bluetooth kepada pompa. Semua proses dilakukan secara otomatis sehingga pengguna tidak perlu lagi khawatir dengan tingkat gula darahnya selama beraktivitas.
"Orang muda dengan diabetes 1 yang baru mulai kuliah hanya memiliki sedikit waktu untuk mengelola penyakit dan kesibukannya. Tujuan saya menciptakan alat ini adalah untuk meringankan beban tersebut," kata Dr Damiano seperti dikutip dari BBC, Senin (1/9/2014).
Dr Damiano memiliki motivasinya sendiri menciptakan pankreas buatan. Ia ingin anaknya yang mengidap diabetes tipe 1 yang akan segera masuk kuliah tetap dapat beraktivitas seperti halnya anak lain.
(up/up)











































