Gunakan Pankreas Buatan, Pengidap Diabetes Tipe 1 Tidak Perlu Repot Lagi

Gunakan Pankreas Buatan, Pengidap Diabetes Tipe 1 Tidak Perlu Repot Lagi

- detikHealth
Senin, 01 Sep 2014 10:00 WIB
Gunakan Pankreas Buatan, Pengidap Diabetes Tipe 1 Tidak Perlu Repot Lagi
Massachusetts, Amerika Serikat - Setiap kali seseorang berolahraga, makan, atau stres kondisi kandungan gula pada darah atau glukosa dapat berubah. Jika kandungan glukosa tinggi, pankreas akan melepaskan insulin sebagai kontrol. Namun pada penderita diabetes tipe 1 hal tersebut harus dilakukan sendiri dengan suntik insulin.

Bagi mereka dengan diabetes 1, pengecekan glukosa tiap aktivitas mungkin terasa berat. Pekerjaan memantau kadar gula darah dan mengonsumsi dosis insulin secara teratur membutuhkan perhatian yang tinggi dari pengidap diabetes.

Bertujuan untuk mengurangi beban tersebut, sekolompok peneliti dari Boston University dan Massachusetts General Hospital, Inggris, berhasil mengembangkan pankreas buatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pankreas buatan menggunakan smartphone sebagai alat monitor kadar glukosa darah. Dari hasil pemantauan, pankreas buatan kemudian secara otomatis memompa hormon yang dibutuhkan langsung ke aliran darah tubuh sesuai dengan tingkat gula darah. Jika gula darah terlalu tinggi pankreas akan memompa insulin dan jika gula darah rendah pankreas akan memompa glukagon.

Salah satu peneliti Dr Edward Damiano mengatakan alat bekerja dengan smartphone memonitor tingkat gula darah dan memprosesnya tiap lima menit. smarphone kemudian akan mengirimkan sinyal perintah lewat bluetooth kepada pompa. Semua proses dilakukan secara otomatis sehingga pengguna tidak perlu lagi khawatir dengan tingkat gula darahnya selama beraktivitas.

"Orang muda dengan diabetes 1 yang baru mulai kuliah hanya memiliki sedikit waktu untuk mengelola penyakit dan kesibukannya. Tujuan saya menciptakan alat ini adalah untuk meringankan beban tersebut," kata Dr Damiano seperti dikutip dari BBC, Senin (1/9/2014).

Dr Damiano memiliki motivasinya sendiri menciptakan pankreas buatan. Ia ingin anaknya yang mengidap diabetes tipe 1 yang akan segera masuk kuliah tetap dapat beraktivitas seperti halnya anak lain.

(up/up)

Berita Terkait