Bersih dan Banyak Pohon, Ini Dia 10 Kota Tersehat di Dunia (1)

Bersih dan Banyak Pohon, Ini Dia 10 Kota Tersehat di Dunia (1)

- detikHealth
Jumat, 05 Sep 2014 17:02 WIB
Bersih dan Banyak Pohon, Ini Dia 10 Kota Tersehat di Dunia (1)
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Kesehatan bukan hanya dilihat dari bagaimana Anda hidup, tapi juga dari mana Anda berasal. Lingkungan yang sehat bisa membuat seseorang mengadopsi gaya hidup yang sehat, mulai dari kepedulian pada kesehatan hingga mengurangi produksi polusi.

Kepedulian terhadap kesehatan pun tidak hanya dijalankan oleh pemerintah kotanya saja, tapi juga warga masyarakatnya. Nah, berikut ini artikel bagian pertama 10 kota tersehat di dunia, dikutip dari CNN, Jumat (5/9/2014):

1. Copenhagen

Copenhagen menjadi salah satu kota tersehat di dunia sebab 1,2 juta penduduk yang selalu merasa bahagia dan tidak merasa stres. Walaupun sebagian besar penduduk kota ini bekerja sebagai seorang profesional, mereka masih bisa menghabiskan waktu bersama keluarga, berolahraga, dan berpartisipasi dalam kegiatan komunitas ataupun menjadi volunteer.

Fasilitas olahraga yang terdapat di negara ini pun gratis. Inilah yang membuat Copenhagen menjadi kota tersehat di dunia. Penduduk yang bisa membagi waktu untuk keluarga dan pekerjaan membuat mereka bisa mengatur tingkat stres dan meningkatkan kebahagiaan pada diri mereka.

Penduduk Copenhagen selalu beraktivitas dengan menggunakan sepeda atau berjalan kaki. Kota ini memiliki 401 km jalur sepeda yang membuat bersepeda menjadi lebih mudah dan aman.

Walaupun jalur sepeda sudah berlimpah, pemerintah terus berupaya agar penduduk kota ini bisa beraktivitas dengan berjalan kaki untuk menjaga kesehatan mereka. Untuk itu, dibangun banyak taman kota baru agar di tahun 2015 mendatang target seluruh warga bisa mendatangi taman dengan berjalan kaki kurang dari 15 menit bisa tercapai.

2. Okinawa

Kota yang berada di negeri sakura ini memiliki harapan hidup paling lama di dunia, yaitu 10 tahun lebih lama dari harapan hidup laki-laki di dunia dan 13 tahun lebih lama dari harapan hidup wanita di dunia. Berdasarkan studi, penduduk Okinawa memiliki risiko paling kecil untuk terkena semua jenis penyakit termasuk kanker, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2.

Walaupun secara ekonomi penduduk kota ini masih lebih miskin dibandingkan penduduk Jepang pada umumnya, tapi secara kualitas hidup, merekalah yang paling baik.

Warga Okinawa rutin berolahraga berat, inilah yang membuat indeks massa tubuh mereka rendah dengan rata-rata 18-22 kg. Makanan yang dikonsumsi penduduk kota ini pun kaya akan sayuran hijau, ubi, kedelai, dan ikan. Walaupun makan daging merah, minum alkohol, dan merokok, mereka tidak mengonsumsinya secara rutin dan dalam porsi besar.

Warga Okinawa pun tidak ada yang merasa depresi dan kesepian. Kepribadian mereka yang optimis, mudah beradaptasi, mandiri, kreatif, dan tenang sangat berkaitan dengan umur panjang.

"Tingkat stres yang rendah dan optimisme ternyata menjadi faktor yang penting, dan saya perhatikan faktor ini sangat membantu pasien saya," tutur dr Carmel Dyer, dari University of Texas.

3. Monte Carlo

Kota kecil yang terdapat di negara Monaco ini dikenal dengan kota yang angka kematian bayinya paling rendah. Dengan estimasi 1,81 kematian per 1000 kelahiran. Ini disebabkan oleh layanan kesehatan yang menyeluruh di kota ini.

Menurut World Health Organization, para profesional yang terampil, bersih, dan selalu menjaga kebersihan selama perawatan masa kehamilan terbukti dapat mencegah kematian pada bayi.

Kelahiran prematur yang dapat mengakibatkan kematian pada bayi biasanya disebabkan oleh kurangnya akses dan fasilitas kesehatn. Namun, semua itu bukan masalah besar di negara ini. "Tak peduli Anda dari etnis mana, jika Anda memiliki akses kesehatan yang memadai pasti bayi Anda memiliki kemungkinan tinggi untuk lahir secara sehat," ujar dr Edward McCabe dari March of Dimes.

4. Vancouver

Ya, kota yang terdapat di Kanada ini sangat terkenal dengan udaranya yang bersih. Dengan sistem transportasi publik yang ketat dan jalur sepeda yang panjang membuat kota ini menjadi kota yang paling nyaman untuk berjalan kaki di Kanada.

Selain itu peraturan ketat terhadap pembangunan gedung agar lebih bersahabat dengan lingkungan membuat kota ini bebas dari polusi.

Kualitas udara yang bersih adalah indikator dari kesehatan di sebuah kota, menurut Janice Nolen dari American Lung Association. "Polusi bisa membunuh dan memperpendek usia seseorang," ujarnya.

5. Melbourne

Kota yang terdapat di negeri kangguru ini menjadi kota yang paling nyaman untuk dihuni. Kota yang bersih, aman, cuaca yang tidak berubah-ubah, dan banyaknya ruang hijau membuat penduduk merasa nyaman tinggal di kota ini.

Selain itu kota ini tidak dipadati dengan mobil pribadi. Penduduknya banyak beraktivitas dengan menggunakan transportasi trem. 

Ruang publik yang dibuat pun khusus didesain untuk meningkatkan kesehatan. Sebab para arsiteknya percaya dengan penataan fasilitas sosial yang membuat penduduk dapat berinteraksi satu sama lain dapat membuat mereka bahagia. Kenyamanan inilah yang membuat kesehatan mental dari penduduk di kota ini menjadi selalu baik.
Halaman 2 dari 6
Copenhagen menjadi salah satu kota tersehat di dunia sebab 1,2 juta penduduk yang selalu merasa bahagia dan tidak merasa stres. Walaupun sebagian besar penduduk kota ini bekerja sebagai seorang profesional, mereka masih bisa menghabiskan waktu bersama keluarga, berolahraga, dan berpartisipasi dalam kegiatan komunitas ataupun menjadi volunteer.

Fasilitas olahraga yang terdapat di negara ini pun gratis. Inilah yang membuat Copenhagen menjadi kota tersehat di dunia. Penduduk yang bisa membagi waktu untuk keluarga dan pekerjaan membuat mereka bisa mengatur tingkat stres dan meningkatkan kebahagiaan pada diri mereka.

Penduduk Copenhagen selalu beraktivitas dengan menggunakan sepeda atau berjalan kaki. Kota ini memiliki 401 km jalur sepeda yang membuat bersepeda menjadi lebih mudah dan aman.

Walaupun jalur sepeda sudah berlimpah, pemerintah terus berupaya agar penduduk kota ini bisa beraktivitas dengan berjalan kaki untuk menjaga kesehatan mereka. Untuk itu, dibangun banyak taman kota baru agar di tahun 2015 mendatang target seluruh warga bisa mendatangi taman dengan berjalan kaki kurang dari 15 menit bisa tercapai.

Kota yang berada di negeri sakura ini memiliki harapan hidup paling lama di dunia, yaitu 10 tahun lebih lama dari harapan hidup laki-laki di dunia dan 13 tahun lebih lama dari harapan hidup wanita di dunia. Berdasarkan studi, penduduk Okinawa memiliki risiko paling kecil untuk terkena semua jenis penyakit termasuk kanker, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2.

Walaupun secara ekonomi penduduk kota ini masih lebih miskin dibandingkan penduduk Jepang pada umumnya, tapi secara kualitas hidup, merekalah yang paling baik.

Warga Okinawa rutin berolahraga berat, inilah yang membuat indeks massa tubuh mereka rendah dengan rata-rata 18-22 kg. Makanan yang dikonsumsi penduduk kota ini pun kaya akan sayuran hijau, ubi, kedelai, dan ikan. Walaupun makan daging merah, minum alkohol, dan merokok, mereka tidak mengonsumsinya secara rutin dan dalam porsi besar.

Warga Okinawa pun tidak ada yang merasa depresi dan kesepian. Kepribadian mereka yang optimis, mudah beradaptasi, mandiri, kreatif, dan tenang sangat berkaitan dengan umur panjang.

"Tingkat stres yang rendah dan optimisme ternyata menjadi faktor yang penting, dan saya perhatikan faktor ini sangat membantu pasien saya," tutur dr Carmel Dyer, dari University of Texas.

Kota kecil yang terdapat di negara Monaco ini dikenal dengan kota yang angka kematian bayinya paling rendah. Dengan estimasi 1,81 kematian per 1000 kelahiran. Ini disebabkan oleh layanan kesehatan yang menyeluruh di kota ini.

Menurut World Health Organization, para profesional yang terampil, bersih, dan selalu menjaga kebersihan selama perawatan masa kehamilan terbukti dapat mencegah kematian pada bayi.

Kelahiran prematur yang dapat mengakibatkan kematian pada bayi biasanya disebabkan oleh kurangnya akses dan fasilitas kesehatn. Namun, semua itu bukan masalah besar di negara ini. "Tak peduli Anda dari etnis mana, jika Anda memiliki akses kesehatan yang memadai pasti bayi Anda memiliki kemungkinan tinggi untuk lahir secara sehat," ujar dr Edward McCabe dari March of Dimes.

Ya, kota yang terdapat di Kanada ini sangat terkenal dengan udaranya yang bersih. Dengan sistem transportasi publik yang ketat dan jalur sepeda yang panjang membuat kota ini menjadi kota yang paling nyaman untuk berjalan kaki di Kanada.

Selain itu peraturan ketat terhadap pembangunan gedung agar lebih bersahabat dengan lingkungan membuat kota ini bebas dari polusi.

Kualitas udara yang bersih adalah indikator dari kesehatan di sebuah kota, menurut Janice Nolen dari American Lung Association. "Polusi bisa membunuh dan memperpendek usia seseorang," ujarnya.

Kota yang terdapat di negeri kangguru ini menjadi kota yang paling nyaman untuk dihuni. Kota yang bersih, aman, cuaca yang tidak berubah-ubah, dan banyaknya ruang hijau membuat penduduk merasa nyaman tinggal di kota ini.

Selain itu kota ini tidak dipadati dengan mobil pribadi. Penduduknya banyak beraktivitas dengan menggunakan transportasi trem. 

Ruang publik yang dibuat pun khusus didesain untuk meningkatkan kesehatan. Sebab para arsiteknya percaya dengan penataan fasilitas sosial yang membuat penduduk dapat berinteraksi satu sama lain dapat membuat mereka bahagia. Kenyamanan inilah yang membuat kesehatan mental dari penduduk di kota ini menjadi selalu baik.

(ajg/ajg)

Berita Terkait