Seusai mandi, Anda sebaiknya jangan terburu-buru memakai baju. Keringkan badan dengan seksama, jangan biarkan sisa air mandi masih bercokol di kulit ataupun lipatan kulit. Marina Peredo, MD, seorang dokter kulit, mengatakan jika seseorang tidak mengeringkan badannya dengan baik seusai mandi, uap air bisa jadi terjebak di antara lipatan kulit. Demikian dikutip dari Prevention dan ditulis pada Jumat (5/9/2014).
Menurut Peredo daerah tubuh lainnya yang kerap tak terseka handuk antara lain di bawah payudara, di antara jari-jari kaki, dan di pangkal paha. Kaki yang basah ditambah munculnya keringat sudah pasti akan menimbulkan bau. Karena itu Peredo menyarankan untuk menaburkan bubuk anti-jamur di sepatu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain tidak mengeringkan badan seusai mandi, terlalu stres juga bisa memicu bau badan. Biasanya orang yang terlalu stres akan mengeluarkan keringat. Tetapi keringat orang yang sedang stres berbeda dengan keringat pada umumnya. Sebab keringat akibat stres lebih berbau. Pada saat seseorang stres, kelenjar apokrin akan mengeluarkan keringat yang mengandung lemak ke permukaan kulit. Nah, keringat yang keluar dari kelenjar apokrin ini kurang berair, sementara itu bakteri senang sekali mendapati campuran protein dan lemak dalam keringat ini.
Keringat ini sedikit berbeda dengan keringat yang keluar setelah seseorang berolahraga. Sebab keringat usai olahraga sebagian besar terdiri dari air dan elektrolit.
(vit/ajg)











































