Dokter spesialis bedah onkologi RS Omni Pulomas, dr Henry Naland, SpB(K) Onk, menuturkan bahwa cara kerja obat kemoterapi sebagian besar menghambat pertumbuhan sel pada fase-fase tertentu. "Kanker itu tidak bisa benar-benar disembuhkan, hanya dihambat persebarannya," ujar dr Henry.
Hal tersebut diungkapkan dr Henry di sela-sela acara Soft Launching Chemo Center di RS Omni Pulomas, Jakarta, Selasa (9/9/2014).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Diperiksa juga fungsi jantung, hati, ginjal dan sarafnya. Kenapa? Banyak obat-obat kemoterapi yang bisa memengaruhi organ-organ tersebut," ungkap dr Henry.
Tak cuma dari pasien, rumah sakit menurut dr Henry juga berperan penting, yakni dengan penyediaan ruang khusus kemoterapi yang memadai. Ruang ini sebaiknya disediakan khusus untuk pemberian kemoterapi dan mengobati efek samping yang berat sehingga perlu dirawat.
"Penting untuk membuat ruangan tersebut senyaman dan sebersih mungkin. Bila perlu diberi aromaterapi, musik yang santai dan berhawa sejuk," tutur dr Henry.
(ajg/vit)











































