Tak Bisa Sembarangan, Pemberian Obat Kemoterapi Juga Ada Syaratnya

Tak Bisa Sembarangan, Pemberian Obat Kemoterapi Juga Ada Syaratnya

- detikHealth
Selasa, 09 Sep 2014 18:01 WIB
Tak Bisa Sembarangan, Pemberian Obat Kemoterapi Juga Ada Syaratnya
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Pemberian obat kemoterapi harus memerhatikan kondisi fisik pasien kanker, agar pengobatan bisa tepat sasaran dan berjalan maksimal. Apa saja yang menjadi syaratnya?

Dokter spesialis bedah onkologi RS Omni Pulomas, dr Henry Naland, SpB(K) Onk, menuturkan bahwa cara kerja obat kemoterapi sebagian besar menghambat pertumbuhan sel pada fase-fase tertentu. "Kanker itu tidak bisa benar-benar disembuhkan, hanya dihambat persebarannya," ujar dr Henry.

Hal tersebut diungkapkan dr Henry di sela-sela acara Soft Launching Chemo Center di RS Omni Pulomas, Jakarta, Selasa (9/9/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk bisa diberikan kemoterapi, pasien terlebih dahulu harus periksa darah berupa hemoglobin atau Hb (minimal lebih dari 10 gram/dL), leukosit (minimal 3 ribu), trombosit (minimal 100 ribu), serta ureum dan kreatine saat cek urine normal.

"Diperiksa juga fungsi jantung, hati, ginjal dan sarafnya. Kenapa? Banyak obat-obat kemoterapi yang bisa memengaruhi organ-organ tersebut," ungkap dr Henry.

Tak cuma dari pasien, rumah sakit menurut dr Henry juga berperan penting, yakni dengan penyediaan ruang khusus kemoterapi yang memadai. Ruang ini sebaiknya disediakan khusus untuk pemberian kemoterapi dan mengobati efek samping yang berat sehingga perlu dirawat.

"Penting untuk membuat ruangan tersebut senyaman dan sebersih mungkin. Bila perlu diberi aromaterapi, musik yang santai dan berhawa sejuk," tutur dr Henry.

(ajg/vit)

Berita Terkait