Adalah Alan, office boy (OB) di daerah Halim Perdana Kusumah, Jakarta Timur, yang sering mendapati 'temuan' menjijikkan. "Terkadang saya agak cukup jengkel dengan penggunanya karena terkadang setelah BAB mereka tidak membersihkannya lagi. Kadang juga tidak memencet flashernya jadi terkadang masih meninggalkan kotorannya, itu sangat menjijikkan," tutur Alan kepada detikHealth pada Selasa (9/9/2014).
Meski merasa jijik, Alan mencoba bertahan untuk memenuhi kewajibannya membersihkan toilet kantor. Alan sadar benar, pekerjaannya adalah membersihkan toilet, namun dia sangat berharap para pengguna toilet ikut menjaga kebersihan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mohon pengguna lebih sadar kembali, toilet becek membuat risih pengguna lainnya," imbuh dia.
Kotoran atau tinja yang melekat di toilet memang sebaiknya tidak diremehkan. dr Meta Hanindita dari RSUD Dr Soetomo Surabaya saat dihubungi detikHealth mengatakan tinja mengandung berbagai macam mikroorganisme patogen, baik bakteri maupun virus yang tentu dapat menyebabkan penyakit.
"Penyakit yang disebabkan tergantung dari bakteri/virus penyebabnya. Bisa diare, flu, typhoid, sakit tenggorokan dan masih banyak yang lainnya," kata dr Meta.
(vit/ajg)











































