Pria Ini Jatuh ke Jurang Gara-gara Sleepwalking saat Kemping

Pria Ini Jatuh ke Jurang Gara-gara Sleepwalking saat Kemping

- detikHealth
Rabu, 10 Sep 2014 14:34 WIB
Pria Ini Jatuh ke Jurang Gara-gara Sleepwalking saat Kemping
Tim SAR mengangkat tubuh si pecinta alam dari dasar jurang (Foto: Tim SAR Wolfe County)
Kentucky, AS - Bagi pecinta alam, kemping di pinggir jurang, di lereng gunung atau di tengah hutan bukanlah hal yang menakutkan. Justru bagi mereka, kemping atau melakukan berbagai aktivitas di alam terbuka sangat menyenangkan dan tentu saja seru.

Namun beberapa hari yang lalu, seorang pecinta alam asal Kentucky, AS dikabarkan terjatuh ke jurang dekat Grays Arch Trail, Red River George, Kentucky dengan kedalaman sekitar 18 meter ketika tidur.

"Rekan-rekannya kemudian menemukan pria ini ada di dasar jurang. Ternyata dia punya riwayat sleepwalking, jadi karena dia kemping di pinggir jurang maka insiden ini pun terjadi," ungkap anggota tim SAR Wolfe County, John May yang ikut terjun untuk menyelamatkan pria tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih beruntung lagi karena pria ini masih hidup. Menurut keterangan May, ia hanya mengalami cedera kepala, tulang bahu yang bergeser dan patah kaki. Kesemua cedera itu juga tidak akan menyebabkan kecacatan permanen pada pria muda tersebut.

May juga mengatakan proses penyelamatan pria tersebut memakan waktu sekitar empat jam lamanya. Dan tim SAR terhadang oleh kabut tebal dan situasi sekitar jurang yang gelap-gulita.

"Kami melihatnya berbaring di antara bebatuan di dasar jurang yang curam. Ajaibnya ia masih hidup," kata May seperti dikutip dari NY Daily News, Rabu (10/9/2014).

dr Andreas Prasadja, RPSGT dari RS Mitra Kemayoran mengatakan bahwa kebiasaan sleepwalking bisa terjadi jika seseorang mengalami kondisi tidur yang kurang baik.

"Kondisi tidur yang kurang baik itu ada dua, yaitu kurang waktu tidur dan juga kualitas tidurnya tidak baik. Jika seseorang sedang dalam keadaan seperti itu, muncul deh sleepwalkingnya," tutur dr Ade kepada detikHealth baru-baru ini.

Meski bukan merupakan gejala penyakit serius, jika dibiarkan sleepwalking dapat membahayakan diri sendiri. Lalu bagaimana caranya agar kebiasaan sleewalking bisa hilang? dr Ade menjelaskan bahwa cara agar kebiasaan sleepwalking tidak muncul kembali adalah dengan mencukupi kualitas dan waktu tidur dengan baik.

"Orang dewasa itu butuh tidur 7-9 jam. Jaga temperatur kamar tetap sejuk, tidak boleh panas juga tidak boleh terlalu dingin," ujarnya memberikan tips.



(lil/vit)

Berita Terkait