"Saya akhirnya menghubungi teman-teman dekat. Bilang kalau saya butuh uang Rp 900 juta untuk operasi Ammar. Teman-teman saya bilang 'tenang saja nanti kita kumpulin, kita sebarin lewat broadcast," tutur Romli ketika ditemui di Pusat Layanan Ibu dan Anak RSCM, Jl Pangeran Diponegoro, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (10/9/2014).
Meski sempat ragu, Romli tetap berterimakasih kepada teman-temannya yang mau melakukan hal tersebut. Kurang lebih satu minggu setelah itu, rumah Romli disambangi oleh tiga orang yang tak dikenalnya. Mereka mengaku sebagai mahasiswa UI, perwakilan dari Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) dan anggota Gerakan Pendongeng Untuk Kemanusiaan (Gepuk).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya nggak kenal mereka. Mereka nggak kenal saya tapi tahu kasusnya. Mereka tanya soal gimana donasinya, sudah ada koordinatornya atau belum. Saya jawab jujur donasinya baru dari teman-teman dekat dan belum ada koordinatornya," kisah Romli lagi.
Tiga orang tersebut dikatakan Romli sebagai motor penggerak donasi untuk Ammar. Mereka menyebarkan broadcast di BlackBerry Messenger, mengirim sms ke berbagai organisasi lain serta membuatkan website hatiuntukammar.com. Setelah itu, donasi untuk Ammar mulai mengalir dari berbagai pihak.
"Kaget juga pertamanya. Sehari setelah itu istri Wali Kota Depok (Nur Azizah Tamhid) datang atas nama Pak Wali (Nur Mahmudi Ismail). Dia datang jenguk dan berjanji juga untuk kasi bantuan. Saya alhamdulillah sekali," sambungnya.
Tak hanya Nur Azizah, Romli mengaku bahwa donasi yang datang juga berasal dari manca negara. Telepon berdatangan dari Australia, Malaysia, Singapura hingga Arab Saudi. Selain itu organisasi kemanusiaan lain di seluruh Indonesia juga sudah menghubungi Romli untuk memastikan bahwa berita ini benar dan bukan berita bohong.
"Yang dari Australia itu yang nelepon orang bule, asli Australia. Lalu ada juga orang-orang Indonesia yang tinggal di Riyadh, Kuala Lumpur dan Singapura. Di Hongkong bahkan katanya mereka bikin galang dana untuk Ammar," tutur Romli.
Berkat usaha dan donasi yang datang, Romli mengatakan bahwa selama kurang lebih satu bulan hingga hari ini sudah terkumpul dana hingga Rp 500 juta. Memang masih jauh dari Rp 900 juta yang dibutuhkan untuk operasi Ammar, namun Romli mengaku bersyukur karena jalan kesembuhan Ammar dimudahkan.
Selain donasi, Romli juga mengaku banyak mendapat bantuan advokasi. Hingga akhirnya ia mendapatkan akses layanan BPJS dan kemudahan untuk mengurus transfusi dan pengobatan rawat jalan dari RSCM.
"Saya mah alhamdulillah pokoknya. Rasa kemanusiaan dapat membantu menggerakkan hati teman-teman untuk menolong saya," sambungnya.
Romli menuturkan bahwa Ammar akan dioperasi ketika usianya menginjak 7 bulan dan beratnya mencapai 15 kg. Saat ini masih kurang dana kurang lebih Rp 400 juta untuk operasi Ammar yang rencananya dilakukan bulan depan.
Untuk itu, Ammar sangat membutuhkan bantuan pembaca detikHealth. Bagi pembaca yang ingin melakukan donasi bisa langsung ke:
1.Bank Syariah Mandiri (kode BSM 451) No. Rek.7051371237 a.n Romli.
2. Rekening Gerakan Muhajirin Anshar
Bank Muamalat No Rek
3020013555 a.n. Risma Siti
Jika ingin mengetahui detail soal kondisi Ammar, pembaca bisa mengakses www.hatiuntukammar.com atau langsung menghubungi Ii Romli di 085781433546.
(mrs/vit)











































