Harry Ashby mengisahkan masalahnya mulai muncul sejak dua bulan lalu. Saat itu istrinya, Charlotte Allsopp (19) baru saja dinyatakan hamil. Bukannya bahagia, Ashby mulai merasakan morning sickness alias muntah-muntah di pagi hari. Uniknya, pria berusia 29 tahun itu juga merasa payudaranya dan perutnya membesar.
"Ia sering muntah-muntah di pagi hari dan kami berdua hanya bisa berbaring dan mengerang-ngerang kesakitan karena punggung, dada, dan kaki terasa sakit," tutur Allsopp.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun yang paling membuat Ashby panik adalah berat badannya naik cukup drastis setelah gejala 'kehamilan' itu muncul pada dirinya, padahal ia sangat menjaga berat badan dan memiliki bentuk fisik yang bugar. Hingga akhirnya pasangan ini memutuskan untuk menemui dokter.
Ternyata kondisi yang dialami Ashby memang unik. Menurut dokter, ia terkena sindrom Couvade atau sindrom yang dialami pria karena merasa simpati kepada kehamilan istrinya.
Pria yang bekerja sebagai petugas keamanan itu pun dipercaya sebagai pria pertama di Inggris yang mengalaminya. Apalagi sang dokter mengatakan tidak banyak dokter yang tahu ada kondisi semacam ini.
"Saya bersyukur telah mengetahui apa yang terjadi pada diri saya. Dengan begitu saya jadi tahu apa yang istri saya rasakan," katanya seperti dikutip dari berbagai sumber, Jumat (12/9/2014).
Kendati begitu, Allsopp mengeluh sang suami tak sepenuhnya bersimpati kepadanya, karena Allsopp justru harus mengurus Ashby yang seringkali tampak lebih menderita karena gejala 'kehamilan' yang dialaminya. Di sisi lain, keanehan ini membuat pasangan ini makin lengket.
"Saya sedikit gugup karena katanya pria yang mengidap sindrom Couvade biasanya juga merasakan nyeri hebat ketika istrinya melahirkan," tutup Ashby menanti kehadiran sang anak yang rencananya akan hadir ke dunia awal tahun depan.











































