"Patut diperhatikan juga agar pasien tidak terlalu sering terpapar sinar matahari karena kelainan pada kulitnya membuat dia tidak bisa memproduksi keringat sehingga risiko over heat lebih tinggi," tutur dr Nindita Hapsari Susanti SpKK dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Jumat (26/9/2014).
Nah, seseorang dengan kondisi ini yang dalam istilah medisnya disebut ichtyosis lamellar juga perlu menggunakan tetes telinga dan tetes mata. Sebab, dikhawatirkan kulit yang tebal dan bersisik nantinya akan rontok dan menyumbat di dalam kuping sehingga mengganggu pendengaran pasien.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Obat tetes mata diperlukan karena risiko iritasi mata bisa terjadi akibat kelopak mata yang tertarik sehingga mata menjadi kering. Apalagi, iritasi mata bisa memengaruhi kemampuan melihat si pasien.
Dihubungi terpisah, dr Eddy Karta SpKK menuturkan ichtyosis lamellar memang bukan penyakit yang sesungguhnya tetapi kelainan pembentukan kulit akibat gen yang tidak berfungsi. Maka dari itu, penyakit ini dikatakan dr Eddy bukan sesuatu yang bisa diobati. Namun, bukan berarti pasien tidak bisa hidup dengan baik.
"Pengolesan pelembab adalah salah satu cara memperbaiki sedangkan mandi adalah bagian dari usaha Ari supaya kulitnya lunak. Karena saat kering kulit Ari akan mengeras dan kaku sehingga mudah pecah saat bergerak," tutur dr Eddy.
Dokter yang praktik di EDMO Clinic Jakarta Selatan ini menambahkan, ada obat yang bisa membantu perbaikan kualitas kulit yang harus dikonsumsi tetapi harus seterusnya supaya pembentukan kulit menjadi baik. Dengan kontrol yang baik, pasien bisa memiliki kualitas hidup yang relatif lebih baik.
(rdn/vta)











































