Selain Kulit, Bagian Tubuh Ini Juga Kena Dampak Penyakit 'Kulit Ular'

Selain Kulit, Bagian Tubuh Ini Juga Kena Dampak Penyakit 'Kulit Ular'

- detikHealth
Jumat, 26 Sep 2014 16:00 WIB
Selain Kulit, Bagian Tubuh Ini Juga Kena Dampak Penyakit Kulit Ular
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Ichtyosis lamellar yang dialami Ari Wibowo (16) merupakan penyakit kulit kering bawaan yang terjadi sejak lahir dan tak bisa disembuhkan. Pada pasien penyakit ini, kulit akan bersisik seperti ikan atau ular dan mengalami pergantian kulit lebih cepat.

Pasien ichtyosis lamellar harus menjaga kelembaban kulitnya agar tak mengeras dan pecah-pecah. Meski kenyatannya, selain kulit, ichtyosis lamellar pun bisa memengaruhi organ tubuh lain hingga kadang pasien bisa kesulitan menjalani aktivitas hariannya.

Nah, berikut ini beberapa bagian tubuh yang ikut terkena dampak akibat penyakit kulit ular, seperti dirangkum detikHealth pada Jumat (26/9/2014):

1. Iritasi mata

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Pada pasien ichytosis lamellar, kelopak mata baik atas maupun bawah dapat tertarik dan terbuka atau sering disebut ektropion, sehingga mata menjadi kering dan rentan terjadi iritasi, infeksi, dan sebagainya.

"Sehingga, harus menjaga mata dengan sering sekali meneteskan air mata buatan," tutur dr Nindita Hapsari Susanti SpKK.

2. Jari tangan tak terbentuk sempurna

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
dr Nindita mengungkapkan ichytosis lamellar membuat kulit tangan dan kaki sangat kering, tebal, kencang, dan pada bagian ruas jari pada umumnya terasa lebih ketat dan gelap. Sehingga, dapat mengganggu aliran darah ke jari dan menyebabkan perkembangan jari seringkali tidak sempurna.

"Tangan atau anggota tubuh sebaiknya dilatih karena kulit yang tebal dan bersisik membuat penderita sulit menggerakkan tangan dan jari-jarinya. Selain menjaga kelembaban, diusahakan untuk berlatih menggerakkan tangan kaki dan jari-jari," tutur dokter yang praktik di Bintaro Skin House ini.

dr Nindita menambahkan bagian telapak tangan dan telapak kaki yang tebal dapat dibantu ditipiskan dengan menggunakan krim khusus dari dokter spesialis.

3. Overheat

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Menurut dr Eddy Karta SpKK dari EDMO Clinic Jakarta Selatan, banyak gejala yang bisa terjadi akibat kulit kering dan pecah akibat ichytosis lamellar. Salah satunya adalah tubuh yang terlalu panas dan berbahaya pada saat Ari kepanasan.

"Hal ini karena kulit yang kering tersebut tidak mudah melepaskan panas tubuh ke luar. Sehingga sangat disarankan pasien menggunakan pakaian yang adem dan jangan terlalu sering terpapar matahari agar tubuhnya tetap dingin," tutur dr Eddy

4. Kepala botak

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Tak hanya di tubuh, tangan, atau kaki, kulit yang mengeras karena ichytosis lamellar juga terjadi di kepala. Akibatnya, kulit di kepala akan bersisik dan sangat tebal.

"Sehingga rambut rambut terhalang untuk bisa tumbuh maka umumnya pasien penyakit ini akan mengalami kebotakan," kata dr Nindita.

5. Kontraktur sendi

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
dr Eddy menambahkan pada pasien ichytosisi lamellar mudah terjadi kontraktur dan konstriksi pada alat gerak dan sendi, terutama sendi kecil. Kekakuan terjadi karena kulit yang keras dan saat luka berulang terjadi perlekatan.

"Kondisi ichtyosis sendiri bisa timbul dibarengi dengan kelainan organ lain sehingga disebut sebagai syndrome. Sehingga ada tidak nya kelainan organ lain perlu diperiksa," papar dr Eddy.

6. Telinga

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
"Pada telinga, dapat mengganggu pendengaran dan mengganggu kesehatan telinga akibat kulit yangg bersisik tebal di dalam lubang telinga," kata dr Nindita.

Maka dari itu, menurut dr Nindita, penggunaan tetes telinga bertujuan untuk melunakkan kulit yang bersisik tebal di dalam lubang telinga, agar lebih mudah membersihkannya secara rutin.
Halaman 2 dari 7
Pada pasien ichytosis lamellar, kelopak mata baik atas maupun bawah dapat tertarik dan terbuka atau sering disebut ektropion, sehingga mata menjadi kering dan rentan terjadi iritasi, infeksi, dan sebagainya.

"Sehingga, harus menjaga mata dengan sering sekali meneteskan air mata buatan," tutur dr Nindita Hapsari Susanti SpKK.

dr Nindita mengungkapkan ichytosis lamellar membuat kulit tangan dan kaki sangat kering, tebal, kencang, dan pada bagian ruas jari pada umumnya terasa lebih ketat dan gelap. Sehingga, dapat mengganggu aliran darah ke jari dan menyebabkan perkembangan jari seringkali tidak sempurna.

"Tangan atau anggota tubuh sebaiknya dilatih karena kulit yang tebal dan bersisik membuat penderita sulit menggerakkan tangan dan jari-jarinya. Selain menjaga kelembaban, diusahakan untuk berlatih menggerakkan tangan kaki dan jari-jari," tutur dokter yang praktik di Bintaro Skin House ini.

dr Nindita menambahkan bagian telapak tangan dan telapak kaki yang tebal dapat dibantu ditipiskan dengan menggunakan krim khusus dari dokter spesialis.

Menurut dr Eddy Karta SpKK dari EDMO Clinic Jakarta Selatan, banyak gejala yang bisa terjadi akibat kulit kering dan pecah akibat ichytosis lamellar. Salah satunya adalah tubuh yang terlalu panas dan berbahaya pada saat Ari kepanasan.

"Hal ini karena kulit yang kering tersebut tidak mudah melepaskan panas tubuh ke luar. Sehingga sangat disarankan pasien menggunakan pakaian yang adem dan jangan terlalu sering terpapar matahari agar tubuhnya tetap dingin," tutur dr Eddy

Tak hanya di tubuh, tangan, atau kaki, kulit yang mengeras karena ichytosis lamellar juga terjadi di kepala. Akibatnya, kulit di kepala akan bersisik dan sangat tebal.

"Sehingga rambut rambut terhalang untuk bisa tumbuh maka umumnya pasien penyakit ini akan mengalami kebotakan," kata dr Nindita.

dr Eddy menambahkan pada pasien ichytosisi lamellar mudah terjadi kontraktur dan konstriksi pada alat gerak dan sendi, terutama sendi kecil. Kekakuan terjadi karena kulit yang keras dan saat luka berulang terjadi perlekatan.

"Kondisi ichtyosis sendiri bisa timbul dibarengi dengan kelainan organ lain sehingga disebut sebagai syndrome. Sehingga ada tidak nya kelainan organ lain perlu diperiksa," papar dr Eddy.

"Pada telinga, dapat mengganggu pendengaran dan mengganggu kesehatan telinga akibat kulit yangg bersisik tebal di dalam lubang telinga," kata dr Nindita.

Maka dari itu, menurut dr Nindita, penggunaan tetes telinga bertujuan untuk melunakkan kulit yang bersisik tebal di dalam lubang telinga, agar lebih mudah membersihkannya secara rutin.

(rdn/vta)

Berita Terkait