Memperingati Hari Rabies se-Dunia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Pemprov DKI) bersama dengan PT Novartis Indonesia dan komunitas Jakarta Animal Aid Network (JAAN) adakan acara jalan sehat bersama hewan peliharaan, Minggu (28/9/2014).
Acara yang diadakan di Taman Langsat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini diikuti oleh sekitar 56 pemilik hewan dan merupakan bentuk acara kampanye untuk meningkatkan kesadaran pemilik hewan terhadap rabies.
Acara diikuti oleh peliharaan berbagai jenis anjing mulai dari yang berbadan besar seperti malamute, sampai yang kecil seperti chihuahua. Selain anjing, ada juga pemilik hewan yang membawa kucing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mencapai target tersebut, Kementerian kesehatan mengaku memiliki kendala. Salah satu kendalanya adalah penyebaran dari hewan.
"Katakanlah nelayan atau pemburu yang membawa anjingnya lepas dari daerahnya, suatu saat anjing itu akan bertemu anjing lain dan di situ letak risikonya. Walaupun anjing peliharaan sekalipun bisa tertular," kata dr Agus saat ditemui pada acara jalan sehat, Taman Langsat, Jakarta Selatan, Minggu (28/9/2014).
Dengan diadakannya kampanye rabies diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan para pemilik hewan. Meski hewan terlihat sehat, pemerintah menghimbau untuk tetap memberikan vaksin rabies.
World Health Organization (WHO) mengatakan rabies adalah penyakit menular yang 100 persen dapat dicegah namun sayangnya upaya pencegahan rabies di beberapa negara masih minim. Menurut data dari Kementerian Kesehatan RI, Profil Kesehatan Indinesia, di Indonesia sendiri ada 65.097 kasus rabies pada tahun 2013.
(up/up)











































