Modis Sih, Tapi Sering Berpenampilan Begini Bisa Bahayakan Kesehatan (2)

Modis Sih, Tapi Sering Berpenampilan Begini Bisa Bahayakan Kesehatan (2)

- detikHealth
Rabu, 01 Okt 2014 10:30 WIB
Modis Sih, Tapi Sering Berpenampilan Begini Bisa Bahayakan Kesehatan (2)
Jakarta - Keserasian pakaian dan segala aksesoris memang mendukung menarik atau tidaknya penampilan seseorang di depan umum. Namun berhati-hatilah, meski terlihat modis, beberapa barang yang digunakan sehari-hari juga bisa memicu gangguan kesehatan.

Dikutip dari berbagai sumber, Rabu (1/10/2014) berikut ini barang-barang sehari-hari yang jika digunakan terlalu sering bisa mengancam kesehatan:

1. Tas yang terlalu besar

Nah, satu barang ini lebih sering digunakan oleh kaum wanita. Dengan dalih agar praktis, semua barang kerap dijejalkan dalam satu tas besar. Jika seseorang membawa tas dengan berat lebih dari 10 persen berat badan, maka hal ini akan membebani punggung dan sendi sehingga memicu nyeri atau sakit pada punggung.

Termasuk untuk tas ransel, beban yang terlalu berat bisa membuat postur tubuh memburuk seperti bungkuk. Jika menggunakan tas selempang, sebaiknya menggunakan tali yang panjang sehingga bisa diselempangkan di dada. Dan jangan lupa untuk mengganti-ganti posisi antara bahu kanan dan kiri.

Jika membawa tas yang berat pada satu sisi dalam jangka waktu panjang akan mempengaruhi lengkungan tulang di leher yang mendistribusikan tekanan ke tulang belakang sehingga memicu terjadinya nyeri kronis di leher, bahu, punggung bahkan hingga sakit kepala.

2. G-string

Celana dalam model G-String juga dapat menyebabkan infeksi jamur oada vagina karena gosokan tali yang konstan pada labia. Beberapa wanita yang mengenakan celana dalam model G-string lebih sering mengalami infeksi jamur.

Pakaian dalam model tali seperti ini juga dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih karena dapat membantu mendorong bakteri dari dubur ke dalam uretra.

3. Anting

Dalam penggunaan anting, sebaiknya pilihlah anting yang berkualitas. Sebab, selama ini tak menutup kemungkinan anting aksesori yang dijual dengan harga miring bisa memicu iritasi di telinga.

Bahkan, disebutkan pula penggunaan aksesoris anting besar dengan massa yang cukup berat bisa memicu robeknya lobus telinga dan peregangan lubang tindikan di telinga.

4. Dasi

Penggunaan dasi yang berisiko bagi kesehatan yakni pemasangan dasi yang terlalu kencang. Maka dari itu, usahakan longgarkan ikatan dasi ketika memakainya. Jangan takut, dasi yang agak longgar pun bisa tetap terlihat rapi kok.

Studi yang dipublikasikan dalam The British Journal of Ophthalmology mengungkapkan pemakaian dasi setiap hari apalagi terlalu ketat di leher bisa meningkatkan tekanan pada mata dan berpeluang untuk menimbulkan glukoma.
Halaman 2 dari 5
Nah, satu barang ini lebih sering digunakan oleh kaum wanita. Dengan dalih agar praktis, semua barang kerap dijejalkan dalam satu tas besar. Jika seseorang membawa tas dengan berat lebih dari 10 persen berat badan, maka hal ini akan membebani punggung dan sendi sehingga memicu nyeri atau sakit pada punggung.

Termasuk untuk tas ransel, beban yang terlalu berat bisa membuat postur tubuh memburuk seperti bungkuk. Jika menggunakan tas selempang, sebaiknya menggunakan tali yang panjang sehingga bisa diselempangkan di dada. Dan jangan lupa untuk mengganti-ganti posisi antara bahu kanan dan kiri.

Jika membawa tas yang berat pada satu sisi dalam jangka waktu panjang akan mempengaruhi lengkungan tulang di leher yang mendistribusikan tekanan ke tulang belakang sehingga memicu terjadinya nyeri kronis di leher, bahu, punggung bahkan hingga sakit kepala.

Celana dalam model G-String juga dapat menyebabkan infeksi jamur oada vagina karena gosokan tali yang konstan pada labia. Beberapa wanita yang mengenakan celana dalam model G-string lebih sering mengalami infeksi jamur.

Pakaian dalam model tali seperti ini juga dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih karena dapat membantu mendorong bakteri dari dubur ke dalam uretra.

Dalam penggunaan anting, sebaiknya pilihlah anting yang berkualitas. Sebab, selama ini tak menutup kemungkinan anting aksesori yang dijual dengan harga miring bisa memicu iritasi di telinga.

Bahkan, disebutkan pula penggunaan aksesoris anting besar dengan massa yang cukup berat bisa memicu robeknya lobus telinga dan peregangan lubang tindikan di telinga.

Penggunaan dasi yang berisiko bagi kesehatan yakni pemasangan dasi yang terlalu kencang. Maka dari itu, usahakan longgarkan ikatan dasi ketika memakainya. Jangan takut, dasi yang agak longgar pun bisa tetap terlihat rapi kok.

Studi yang dipublikasikan dalam The British Journal of Ophthalmology mengungkapkan pemakaian dasi setiap hari apalagi terlalu ketat di leher bisa meningkatkan tekanan pada mata dan berpeluang untuk menimbulkan glukoma.

(rdn/up)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads