Rabu, 01 Okt 2014 13:46 WIB

Awas, Pakaian Dalam 'Isi' Kafein untuk Penurun Berat Badan Ini Hoax

- detikHealth
iPant (Foto: Wacoal)
Jakarta - Baru-baru ini di Amerika sedang ngetren pakaian dalam yang diklaim dapat menurunkan bobot orang yang memakainya. Namun oleh pemerintah, produk ini ditarik dari pasaran karena khasiatnya terbukti hoax.
 
Pakaian dalam berupa bra, korset dan legging yang dinamakan 'iPant' tersebut merupakan bikinan Wacoal America dan Norm Thompson Outfitters.

Menurut juru bicara dari Norm Thompson, produk pakaian dalam mereka dibuat dari kain khusus bernama Lytess yang telah 'dicampur' dengan kafein. Dan dikatakan bahwa kombinasi keduanyalah yang dapat membakar lemak orang yang memakainya.

Senada dengan Norm Thompson, dalam iklannya, Wacoal America juga mengatakan bahwa produk mereka 'mengandung' mikrokapsul yang berisi kafein, vitamin E dan beberapa senyawa lain yang diklaim dapat membantu penurunan berat badan.

Akan tetapi Senin (29/9) lalu, Federal Trade Commission mengeluarkan pernyataan bahwa perusahaan pembuat pakaian dalam ini dituding melakukan penipuan dengan mengatakan bahwa pakaian dalam 'isi' kafein mereka dapat menurunkan berat badan dan menghilangkan selulit.

Sejumlah iklan yang dikomplain oleh FTC antara lain yang menyatakan bahwa 'penurunan berat badan akan jelas terlihat kurang dari satu bulan'.

Mereka juga menegur iklan lain yang berbunyi 'inilah shapewear (pakaian dalam wanita yang ketat dan bertujuan untuk membentuk lekukan tubuh wanita) baru nan revolusioner yang dapat bekerjasama dengan tubuh Anda untuk menghilangkan selulit dari tubuh Anda'.

Dalam proses investigasi, FTC juga menemukan indikasi bahwa kedua perusahaan tidak memiliki bukti ilmiah yang mendukung klaim mereka terkait produk pakaian dalam tersebut, yaitu dapat menurunkan berat badan.

"Kalau ada yang mengatakan berat badan Anda bisa turun hanya dengan memakai baju yang mereka jual, jangan dipedulikan. Cara terbaik untuk itu dan sudah terbukti ya diet dan olahraga," tutur Jessica Rich, direktur Bureau of Consumer Protection, FTC, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (1/10/2014).

Karena 'teguran' ini, Wacoal America dan Norm Thompson pun sepakat menarik iklan dan produk pakaian dalam mereka, termasuk mengadakan refund atau mengembalikan uang kepada konsumen yang telah memakai produk mereka.

Menurut keterangan FTC, uang konsumen yang harus dikembalikan oleh kedua perusahaan mencapai angka 1,5 juta dollar AS (sekitar Rp 18.3 miliar).

(lil/vta)