Adalah peneliti di perusahaan produk kosmetik, AOBiome LLC , yang telah menemukan solusi untuk mengatasi jerawat dan aneka permasalahan kulit lainnya dengan memanfaatkan bakteri di ketiak. Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh peneliti setelah mereka berhasil membuktikan bakteri pemakan amonia atau Ammonia Oxidizing Bacteria (AOB) mampu menjaga kesehatan kulit relawan yang mengikuti tes.
Para peneliti membuat hipotesis AOB cocok dipakai karena bakteri mengonsumsi amonia dan mengubahnya menjadi nitrit dan nitrat oksida. Nitrit dan nitrat oksida sendiri merupakan suplemen kulit yang diketahui membantu peradangan, relaksasi pembuluh darah, dan proses penyembuhan luka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasilnya kelompok yang menggunakan krim AOB dilaporkan memiliki kondisi kulit yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok lainnya. Terlebih lagi, mereka yang menggunakan krim AOB lebih banyak menunjukkan perbaikkan kondisi kulit yang lebih besar lagi.
Pemimpin studi Spiros Jamas, ScD, mengatakan penggunaan AOB telah membuka cara pandang medis baru tentang bagaimana memahami mikro bioma pada kulit.
"Studi ini memberikan bukti konsep awal pengaplikasian AOB dapat mengembalikan keseimbangan alami bakteri baik pada kulit dan berpotensi memberikan manfaat terapi untuk mengobati luka pada orang diabetes," kata Jamas dikutip dari release resmi di AOBiome.com pada Kamis (2/10/2014).
Peneliti telah mempresentasikan hasil studi di konferensi American Society for Microbiology, Washington. Langkah berikutnya AOB akan diikutsertakan oleh peneliti untuk uji klinis mengobati jerawat dan luka pada pengidap diabetes.
(vta/vta)











































