Koyo Pintar, Bisa Ganti Warna Kalau Tubuh Sedang Tidak Sehat

Koyo Pintar, Bisa Ganti Warna Kalau Tubuh Sedang Tidak Sehat

- detikHealth
Selasa, 07 Okt 2014 09:05 WIB
Koyo Pintar, Bisa Ganti Warna Kalau Tubuh Sedang Tidak Sehat
(Foto: Northwestern University)
Illinois - Ketika penyakit menghampiri, gejala yang muncul di tubuh hanyalah satu-satunya penanda yang menunjukkan bahwa tubuh kita sedang menderita. Tapi tak semua orang menyadari bila tubuhnya sedang dilanda penyakit. Hingga diciptakanlah koyo pintar ini.

Koyo ini berbentuk persegi dengan ukuran 5x5 cm. Eits, ini bukan koyo biasa lho karena ia mengandung berupa 3.600 kristal yang tersebar di atas substrat tipis, lembut dan dapat direnggangkan.

Kristal-kristal ini berfungsi sebagai sensor mini yang dirancang khusus agar dapat merasakan perubahan panas pada kulit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi ketika satu kristal merasakan ada perubahan suhu tubuh, ia akan langsung memicu perubahan warna pada seluruh kristal yang ada," ungkap peneliti utama, Yonggang Huang dari Northwestern University.

Penciptanya, tim peneliti gabungan dari Northwestern University dan University of Illinois, Urbana-Champaign pun mengklaim kegunaan koyo ini beragam, mulai dari yang ringan seperti memberikan isyarat bilamana kulit Anda sudah terlalu kering dan butuh pelembab hingga memberikan peringatan adanya gangguan kardiovaskular.

Cara memakainya juga tak susah. Cukup ditempelkan di kulit seperti koyo pada umumnya dan dipakai setiap hari untuk memonitor kondisi kesehatan orang yang memakainya.

"Koyo ciptaan kami ini seperti tak terlihat karena ultra tipis tapi nyaman dipakai, persis seperti kulit itu sendiri," kata Huang seperti dikutip dari jurnal Nature Communications, Selasa (7/10/2014).

Bedanya dengan koyo biasa, koyo ini bisa mengikuti keadaan permukaan kulit orang yang memakainya "Ketika kulit Anda ketarik, tertekan ataupun terpuntir, maka koyo ini akan menyesuaikan diri," imbuh Yihui Zhang, rekan Huang.

Lantas bagaimana cara kerjanya? Menurut peneliti, koyo ini menggunakan teknologi yang memanfaatkan perubahan temperatur di permukaan kulit untuk menentukan laju aliran darah, yang memiliki keterkaitan langsung dengan kesehatan jantung dan pembuluh darah serta tingkat hidrasi kulit.

Kelebihan lain, algoritma yang ada di dalam koyo ini diklaim dapat menerjemahkan perubahan suhu tubuh menjadi laporan kondisi kesehatan secara akurat, hanya dalam kurun waktu 30 detik saja.

Ditambah adanya teknologi infrared dan sistem pemanas nirkabel yang bisa dipakai untuk menentukan sifat panas dari kulit. Uniknya, 'bahan bakar' sistem ini bisa didapat dari gelombang elektromagnetik yang bertebaran di udara.

Namun peneliti mengaku koyo ciptaan mereka masih harus diuji coba lebih lanjut sebelum akhirnya benar-benar siap dilempar ke pasaran. Keren bukan?

(lil/up)

Berita Terkait