Agar Menopause dan Andropause Terasa Menyenangkan, Ini Tips dari dr Boyke

Agar Menopause dan Andropause Terasa Menyenangkan, Ini Tips dari dr Boyke

- detikHealth
Rabu, 22 Okt 2014 11:47 WIB
Agar Menopause dan Andropause Terasa Menyenangkan, Ini Tips dari dr Boyke
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Menghadapi menopause dan andropause, baik pria maupun wanita tentu akan merasakan adanya perubahan fisik dan emosi. Nah, agar tak terasa berat, ada beberapa hal yang penting untuk Anda ingat.

"Memasuki masa menuju andropause maupun menopause itu banyak sisi positifnya, salah satunya jadi lebih terbuka dalam urusan seks. Pola pikir kita kan sudah lebih matang, juga lebih bebas dari 'gangguan' anak," ujar dr H. Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS, dalam acara 'Pink Ribbon Brunch' yang diadakan di Hotel Alila, Pecenongan, Jakarta Pusat, dan ditulis pada Rabu (22/10/2014).

Oleh sebab itu, dokter yang akrab disapa dr Boyke tersebut berpesan pada para pasangan untuk tidak takut dengan fase menopause dan andropause. Menurutnya penuaan merupakan hukum alam yang pasti terjadi pada manusia, namun bagaimana cara kita menghadapinya bisa mengubah proses penuaan tersebut menjadi menyenangkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat menopause memang hormon estrogen menurun, ada perubahan fisik, terjadi kekosongan emosi, konsep diri juga jadi negatif. Sehingga bisa terjadi gangguan haid, muncul rasa lelah, insomnia, pusing, pegal linu dan penuaan pada berbagai jaringan misalnya tumbuh uban dan payudara kendur," ungkap dr Boyke.

Kemudian untuk andropause, pria umumnya akan mengalami perasaan depresif yang menetap, kadang-kadang mengalami kesulitan ereksi, serta perubahan kepribadian.

Terdengar menyeramkan, namun dr Boyke menuturkan untuk menghadapinya akan menjadi lebih mudah jika pasangan saling mengerti kondisi masing-masing. "Perlu kesadaran diri, juga bantuan dari pasangan dan keluarga misalnya jangan dibiarkan sendiri. Selain itu, jangan lupa diet dan tetap aktif berolahraga," pesan dokter lulusan FK Universitas Indonesia tersebut.

Untuk diet, dr Boyke juga menyebutkan sebaiknya baik pria maupun wanita mengurangi asupan nasi putih. Alasannya, nasi putih paling berpotensi untuk membuat seseorang menjadi gemuk. Sebagai pengganti, Anda bisa mengonsumsi nasi merah.

(ajg/vit)

Berita Terkait