Butuh 30.000 Kantung Darah Tiap Bulan, Kebutuhan Akan Darah di DKI Tinggi

Butuh 30.000 Kantung Darah Tiap Bulan, Kebutuhan Akan Darah di DKI Tinggi

- detikHealth
Kamis, 23 Okt 2014 07:32 WIB
Butuh 30.000 Kantung Darah Tiap Bulan, Kebutuhan Akan Darah di DKI Tinggi
Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta - Kebutuhan akan darah di DKI Jakarta termasuk tinggi. Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta, Rini Sutiyoso mengatakan bahwa kebutuhan yang dikeluarkan mencapai 1.000 hingga 1.200 kantung per harinya.

"Kebutuhan darah yang dikeluarkan bisa menghabiskan 1.000-1.200 kantong perhari. Itu pun bukan untuk Jakarta saja, melainkan untuk wilayah lain se-Jabodetabek," ujar Rini, ditemui di Mal Senayan City, seperti ditulis Kamis (23/10/2014).

Sementara Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI DKI Jakarta, dr Shalimar, mengatakan bahwa PMI Jakarta bisa mengeluarkan hingga 30 ribu kantong per bulan karena memang, PMI Jakarta tidak hanya melayani permintaan darah dari rumah sakit di Jakarta saja, namun juga daerah-daerah lain di sekitarnya seperti Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia pun bersyukur bahwa kegiatan donor darah yang dilakukan di Pre Function The Hall lantai 8, Senayan City ini dapat dilangsungkan. Karena memang tingginya kebutuhan kantung darah ini yang menyebabkan kegiatan donor darah harus sering diselenggarakan sehingga stock kantung darah PMI tidak mengalami kekosongan.

"UDD PMI Jakarta membutuhkan 30.000 kantong per bulan, kalau tidak disuplai dengan kegiatan ini nggak akan terpenuhi nantinya" tutur dr Shalimar ditemui di acara yang sama.

Apalagi, donor darah sekarang seperti sudah menjadi gaya hidup masyarakat perkotaan. Karena selain dapat membantu orang lain, donor darah memang terbukti membuat tubuh lebih sehat karena darah yang lama akan diganti oleh tubuh dengan darah baru.

"Sekarang kegiatan donor darah sudah menjadi gaya hidup masyarakat perkotaan" ujar Veri Y. Setiady, CEO Senayan City.

(vit/up)

Berita Terkait