Kepara petugas medis yang menolongnya, pria bernama Oliver Ilic (22) ini mengaku ditinggal pasangannya gara-gara penisnya terlalu kecil dan tidak berguna. Tertekan oleh hinaan tersebut, Ilic memotong penis mungilnya dan membuangnya ke tempat sampah.
Ujung-ujungnya, Ilic harus menghubungi petugas medis karena mengalami perdarahan hebat. Dengan celana jins berlumuran darah, Ilic ditandu ke sebuah rumah sakit di Kota Kocani, wilayah timur Macedonia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di rumah sakit, para dokter rupanya angkat tangan. Mereka merujuk Ilic ke rumah sakit di ibukota Skopje untuk memasang kembali Mr P yang telah terpotong. Meski butuh waktu 5 jam untuk operasi, akhirnya kemaluan Ilic bisa dipasang kembali.
Dikutip dari News.com.au, Jumat (24/10/2014), tim dokter mengatakan masih terlalu dini untuk meyimpulkan masa depan Ilic. Penisnya memang sudah tersambung, namun apakah akan berfungsi seperti sedia kala, hanya waktu yang akan menjawabnya kelak.
Kasus ini merupakan kasus pemotongan penis yang kedua di Macedonia dalam beberapa waktu belakangan ini. Sebelumnya, pria berusia 40 tahun melakukan hal yang sama. Namun dalam kasus tersebut, penis tidak bisa disambung kembali karena dibuang ke kloset dan terlanjur di-flush.
(up/vit)











































