Dokter Jiwa Kirim 'Pesan Penting' untuk Menkes Nila Moeloek

Dokter Jiwa Kirim 'Pesan Penting' untuk Menkes Nila Moeloek

- detikHealth
Selasa, 28 Okt 2014 11:32 WIB
Dokter Jiwa Kirim Pesan Penting untuk Menkes Nila Moeloek
Jakarta -

Menteri Kesehatan (Menkes) yang baru dilantik, Prof dr Nila F Moeloek, SpM(K) hari ini mulai aktif bekerja. Seorang dokter yang juga penggagas UU Kesehatan Jiwa, dr Nova Riyanti Yusuf, SpKJ punya pesan untuk sang menteri.

Melalui email yang dikirim pada wartawan, dokter jiwa yang akrab disapa Noriyu tersebut menyinggung UU Kesehatan Jiwa No 18/2014 yang disahkan DPR pertengahan tahun silam. Noriyu berpesan, UU tersebut masih harus ditindaklanjuti dengan peraturan-peraturan turunannya.

"Ada 5 peraturan pemerintah, 1 peraturan presiden, 4 peraturan menteri kesehatan dan 1 peraturan menteri sosial yang harus rampung dalam waktu satu tahun ke depan," tegas Noriyu, Selasa (28/10/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepada Menkes Nila, Noriyu berharap kesehatan jiwa mendapat prioritas dalam kepemimpinan Menkes Nila. Program Indonesia Bebas Pasung, menurutnya tidak akan pernah berhasil tanpa meletakkan UU Kesehatan Jiwa sebagai dasar dalam sistem kesehatan jiwa.

"Bukan hanya saya yang menunggu kiprah dan kepedulian Bu MenKes atas kesehatan jiwa," kata Noriyu yang pada Januari 2015 akan menjalani program Research Scholar atas undangan Harvard Medical School di Boston, sebagai bagian dari program pra-doktoral di bidang kesehatan masyarakat.

Diingatkan pula oleh Noriyu, tahun 2020 depresi akan menjadi penyakit global nomor 2. Baginya, persepsi bahwa depresi bukan penyakit mematikan harus mulai diluruskan sebab dalam kenyataannya depresi yang berat bisa berujung pada bunuh diri.

"Dan ini tanggung jawab moral para pemangku kebijakan untuk mencegah dan mengantisipasi," tegas Noriyu yang mengaku sudah menarik diri dari dunia politik, untuk kembali menjadi akademisi sebagai Dosen Ilmu Kedokteran Jiwa di Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti.

(up/vit)

Berita Terkait