Deteksi Atresia Bilier: Periksa Warna Kuning di Kulit dan Feses Bayi

Deteksi Atresia Bilier: Periksa Warna Kuning di Kulit dan Feses Bayi

- detikHealth
Selasa, 28 Okt 2014 18:30 WIB
Deteksi Atresia Bilier: Periksa Warna Kuning di Kulit dan Feses Bayi
Depok - Salah satu ciri khas yang menunjukkan gejala atresia bilier adalah kulit yang menjadi tampak kekuningan. Bukan perkara mudah, pada bayi seringkali gejala ini justru tak bisa terlihat jelas.

Menurut Ketua Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI), dr Rino A. Gani, SpPD-KGEH, gejala lain atresia bilier yang bisa diamati adalah perubahan warna pada feses anak. Jika umumnya berwarna gelap, maka pasien atresia bilier warna fesesnya juga memucat.

"Bisa dilihat saat anak buang air besar, warna fesesnya itu pucat dan tidak lagi gelap. Biasanya jadi keputih-putihan," tutur dokter yang kini berpraktik di RSCM dan RS Pondok Indah tersebut kepada detikHealth, Selasa (28/10/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kerusakan hati akibat atresia bilier ini dapat berlanjut pada kondisi-kondisi lainnya. Salah satunya disebutkan oleh dr Rino adalah kulit yang tampak menguning dan perut yang membesar. Jika dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, akan terlihat bahwa albumin pasien mengalami penurunan, sementara bilirubinnya naik.

Tingginya tingkat bilirubin ini kemudian bisa berlanjut menjadi kondisi lainnya, yaitu warna urine yang menjadi gelap. Nah, jika urine sudah menggelap dan feses menjadi pucat, sebaiknya anak segera dibawa ke dokter.

"Soalnya kalau hanya melihat warna kulit yang menguning, sebenarnya agak sulit ya. Lebih mudah kalau melihat gejala-gejalanya dari warna feses itu tadi," tutur dr Rino.

Jika sudah semakin parah, anak yang mengalami atresia bilier disebutkan dr Rino juga bisa mengalami sering demam.

(ajg/vit)

Berita Terkait