Agar Sembuh dari Kanker, Jordon Rela Kakinya Diputar 180 Derajat

Agar Sembuh dari Kanker, Jordon Rela Kakinya Diputar 180 Derajat

- detikHealth
Kamis, 30 Okt 2014 12:30 WIB
Agar Sembuh dari Kanker, Jordon Rela Kakinya Diputar 180 Derajat
Birmingham -

Untuk kedua kalinya, Jordon Moody harus rela tulangnya diserang kanker. Masa depannya nyaris suram. Untungnya, tim dokter mengatakan hal ini masih bisa ditangani, walaupun caranya cukup ekstrim.
 
Waktu itu Jordon tengah mengambil kuliah seni peran di New York ketika dokter pertama kali menemukan ada kanker di pahanya. Ia pun menjalani kemoterapi dan operasi pengangkatan tumor di Amerika sampai benar-benar dinyatakan sembuh.
 
Setelah itu Jordon kembali ke kampung halamannya di Inggris, di mana ia tinggal bersama kedua orang tuanya, Lieca dan Ivory serta saudara perempuannya, Jem (23) dan Tanika (16).
 
Namun sesuatu terjadi saat Jordon mengunjungi ibu baptisnya di Jerman tahun lalu. Tiba-tiba ia merasakan nyeri yang luar biasa di kakinya dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Sempat mendingan, Jordon pun bergegas pulang dan mendatangi St James's Hospital, Leeds. Dokter mengatakan kankernya datang lagi, namun kali ini kakinya terancam harus diamputasi.
 
"Nyerinya jauh lebih buruk dari sebelumnya dan saya sampai tak bisa bergerak. Ini sungguh mengerikan, apalagi katanya makin sering kankernya kambuh, kemo takkan mempan lagi," tuturnya seperti dikutip dari NY Daily News, Kamis (30/10/2014).
 
Tim dokter kemudian memberikan pilihan jalan keluar bagi Jordon. Pertama, apakah ia berkenan bila kakinya diamputasi atau kedua ia menjalani prosedur radikal yang disebut dengan 'rotationplasty'.
 
Yang membuatnya dikatakan ekstrim adalah paha kiri Jordon tetap diamputasi, tapi sebagai gantinya, dokter 'menempelkan' bagian bawah kaki Jordon ke posisi yang harusnya ditempati lutut itu, namun dalam posisi terbalik 180 derajat.

Kendati awalnya Jordon kurang berkenan, namun pada akhirnya tim dokter mendapatkan persetujuan darinya. Operasi pun dilangsungkan di Royal Orthopedic Hospital, Birmingham pada bulan Juli 2012.

Tim dokter mengaku sengaja memasangnya seperti itu agar gadis asal Hull, East Yorkshire ini nantinya dapat mengenakan kaki prostetik tanpa merasakan sakit, dan bisa bergerak seperti semula. Pasalnya cara sendi lutut dan pergelangan kaki ketika menekuk dikatakan sama, sehingga bila dipasang seperti itu maka nantinya pergerakan Jordon tidak akan terhambat hanya karena kakinya diamputasi sebagian.
 
"Kami terpaksa mengangkat seluruh tulang paha Jordon. Tapi daripada kami membiarkan Jordon tak punya kaki, kami pun mencoba menghubungkan antara tulang keringnya dengan tulang paha yang tersisa agar tercipta tulang lutut baru dari kakinya sendiri," terang Lee Jeys, ahli bedah onkologi anak dari Royal Orthopedic Hospital, Birmingham, yang menangani operasi 'rotationplasty' Jordon.
 
Jeys menambahkan ini bukanlah operasi langka karena dalam setahun ia bisa tiga kali melakukan operasi semacam ini, dan kebanyakan pasiennya adalah pasien muda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Meskipun penampakannya tidak biasa, tapi sebagian besar pasien kami bisa berfungsi kembali. Bahkan banyak dari mereka yang akhirnya bisa berjalan tanpa alat bantu lagi," imbuhnya.

Lantas ketika ditanya bagaimana perasaannya ketika memiliki pergelangan kaki terbalik, ia awalnya merasa kikuk, walaupun lama-lama ia pun jadi terbiasa. Kini Jordon tinggal menunggu kaki prostetik barunya.

(rdn/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads