432 Ribu Orang dan Bayi Baru Lahir Akan Terima Kartu Indonesia Sehat

432 Ribu Orang dan Bayi Baru Lahir Akan Terima Kartu Indonesia Sehat

- detikHealth
Jumat, 31 Okt 2014 13:35 WIB
432 Ribu Orang dan Bayi Baru Lahir Akan Terima Kartu Indonesia Sehat
Foto: Feri/detikHealth
Jakarta - Kartu Indonesia Sehat (KIS) akan diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada Senin (3/10) nanti. Menurut Menteri Kesehatan Nila Moeloek, penerima KIS tahap pertama sebanyak 432 ribu orang dan nantinya bayi baru lahir pun akan mendapatkan KIS.

432 Ribu orang itu adalah yang telah terdaftar dalam‎ Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Menurut Nila, KIS berbeda dengan JKN karena terintegrasi dengan Unit Kesehatan Perorangan (UKP) dan Unit Kesehatan Masyarakat (UKM).

"432 ribu orang yang sedang ada di JKN, kartunya saja yang diubah ke KIS. Bedanya JKN dan KIS, adanya PMKS yang mendapatkan secara bertahap. Bayi baru lahir nantinya akan menerima KIS ini juga," kata Nila usai rapat di kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Jumat (31/10/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagaimana cara mendaftar KIS? Apakah sama dengan cara mendaftar di BPJS? "Saya kira masih sama, lebih baik satu pintu dulu. Teknisnya kita lihat, saya kira sebanyak itu bisa masuk dan sudah cukup baik," jawab Nila.

Nila mengaku lebih setuju dengan konsep KIS daripada konsep sebelumnya. Hal ini karena, menurut Nila, KIS sudah termasuk pada bayi yang baru lahir dan terintegrasi dengan pendidikan kesehatan.

"Saya lebih setuju KIS karena integratif dengan pelayanan kesehatan masyarakat. Bayi baru lahir diberikan KIS, juga untuk ibunya. Sesudah lahir, bisa saja dia sakit dan otomatis dia juga sudah bisa berobat," ucap Nila.

"Saya lebih senang, dia bisa teredukasi masyarakat, misalnya edukasi soal kencing manis, nanti dia bisa juga beredukasi di situ‎," tutup Nila.

(vid/vit)

Berita Terkait