Seorang pasien asal Bantul, DI Yogyakarta dirawat di RS Dr Sardjito. Ia mengalami gejala mirip MERS-CoV (Middle East Respiratory Syndrome - Corona Virus) dan menjalani perawatan di ruang isolasi.
"Barusan hasil Lab PCR (Polymerase Chain Reaction) Balitbangkes, kasus ini negatif MERS CoV," kata Prof Dr Tjandra Yoga Aditama, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan, melalui pesan elektronik, Jumat (31/10/2014).
Lebih lanjut, Prof Tjandra menyampaikan bahwa Laboratorium Balitbangkes saat ini telah menerima 33 sampel dugaan MERS-CoV. Di antaranya berasal dari DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Jawa Tengah, dan DIY. Hasil pemeriksaan, semuanya negatif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Begitu sampel kami terima nanti, maka dalam paling lambat 48 jam akan selesai hasil PCR-nya. Ini akan jadi sampel keempat yang kami periksa, yang tiga sebelumnya semua negatif. Bukan Ebola," tandas Prof Tjandra.
(up/ajg)











































