Pada tahap awal program ini, sebanyak satu juta keluarga kurang mampu direncanakan mendapatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Kartu dibagikan lewat lima Kantor Pos di Jakarta pada Senin (3/11/2014).
Direktur Pelayanan Sosial Lanjut Usia, Kementerian Sosial RI, Tutik Haryati mengatakan para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) juga sebenarnya tidak kalah membutuhkan bantuan pemerintah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi hari ini mereka menikmati kembali hak mereka yang diidamkan selama ini. Jadi di sini ada dari panti anak, lanjut usia, cacat, mantan wanita tenaga seksual, dan mantan kecanduan," kata Tutik saat ditemui di Kantor Pos Jakarta Selatan, Jl RS Fatmawati, Cilandak, Senin (3/10/2014).
Di Kantor Pos Jakarta Selatan sendiri akan dibagikan KIS kepada 100 keluarga PBI dan 10 perwakilan PMKS. Tutik mengatakan 10 PMKS tersebut hanya perwakilan saja dan ada di setiap kantor pos tempat kartu dibagi.
Salah satu PMKS penerima KIS, Shintabella (14) dari Panti Asuhan Muhammadiyah Tanah Abang, mengaku senang dengan dirinya bisa menjadi peserta program.
"Senang bisa ngebantu. Kalau dulu sakit ke dokter pake uang panti, sekolah juga dibayarin sama panti. Semoga aja yang tidak mampu bisa kebantu semuanya," kata Shinta saat ditemui di acara yang sama.
Selain KIS pemerintah juga membagikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan kartu telepon seluler yang berisi uang elektronik. Semua kartu tersebut dibuat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.
(up/up)











































