Wow, Keluarga Ini Punya Selusin Anak Laki-laki

Wow, Keluarga Ini Punya Selusin Anak Laki-laki

- detikHealth
Senin, 03 Nov 2014 16:35 WIB
Wow, Keluarga Ini Punya Selusin Anak Laki-laki
Keluarga Schwandt (Foto: NY Daily News)
Michigan - Di masa lalu, bukan mustahil bila sebuah keluarga memiliki keturunan lebih dari 5 atau bahkan 10. Tapi tidak di zaman modern seperti sekarang ini. Namun pasangan dari Michigan ini berani 'tampil beda' dengan memiliki 12 anak.

Yang tak kalah mengejutkan, ke-12 anak dari pasangan Kateri dan Jay Schwandt ini kesemuanya berjenis kelamin laki-laki. Nama ke-12 anak itu antara lain Tyler, Vinny, Tucker, Drew, Zach, Charlie, Calvin, Brandon, Luka, Gabe, Wesley dan Tommy.

Yang tertua adalah Tyler, 22 tahun dan yang paling muda adalah Tucker, yang diperkirakan baru berumur 1 tahun ketika berita ini diturunkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Uniknya, Kateri dan Jay tidak menggunakan prosedur khusus untuk memperoleh ke-12 anak mereka itu, alias semuanya dikonsepsi dan dilahirkan secara alami. Padahal menurut pakar, peluang terjadinya fenomena ini sangatlah kecil, hanya 1 banding 4.000 kejadian saja.

Namun pasangan yang tinggal di Rockford, Michigan ini ternyata tidak ingin berhenti di anak ke-12 saja. Sebab sang istri, Kateri kini tengah mengandung anak ke-13 mereka.

Anak yang diprediksi akan lahir pada bulan Mei tahun mendatang ini memang belum diketahui jenis kelaminnya. Meskipun begitu, Kateri mengaku ingin punya anak laki-laki lagi.

Bila ini benar-benar terjadi, maka dunia akan dibuat lebih terguncang lagi karena peluang sebuah keluarga untuk memiliki 13 anak laki-laki berturut-turut tanpa jeda hanyalah 1 banding 8.000 kejadian. Wow.

"Tapi kalau kami dikaruniai seorang putri, kami akan sangat terkejut. Bahkan mungkin tak percaya dan kehidupan kami berubah drastis. Terlepas dari itu, kami akan tetap mencintainya. Yang penting sekarang kami ingin bayi ini lahir dengan selamat dan sehat," tutur sang ayah, Jay seperti dikutip dari NY Daily News, Senin (3/11/2014).

Pasangan ini mengaku sebagai penganut Katolik Roma yang taat sehingga mereka menolak untuk menggunakan KB atau alat pengendali kelahiran lainnya. Kateri sendiri juga lahir dari keluarga dengan 14 anak, sehingga dikelilingi keluarga besar bukanlah hal baru baginya.

"Saya menghabiskan separuh hidup saya untuk hamil, dan saya sangat menyukai proses ini. Ini membuat saya merasa spesial," tutup Kateri.


(lil/vit)

Berita Terkait