Prof Tjandra Yoga Aditama, Kepala Balitbangkes mengatakan bahwa agenda rapat adalah pemaparan program dan penelitian yang sudah dan akan dilakukan Balitbangkes. Dikatakannya bahwa beberapa penelitian yang akan dilakukan Balitbang sempat membuat Menkes terkejut.
"Jadi riset yang dilakukan Balitbangkes kan bukan hanya soal obat-obatan, tapi kita juga ada riset soal budaya kesehatan. Nah Menkes nggak tahu bahwa kita ternyata ada juga riset yang seperti itu," tutur Prof Yoga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai rapat, Menkes mengatakan bahwa dirinya sempat pergi ke KPK untuk membuat Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN). Meski sudah melapor, Menkes Nila enggan menyebutkan berapa angka kekayaannya dan menolak mengomentari kekayaan menteri-menteri kabinet kerja lainnya.
"Sudah sayang. Sudah tadi pagi saya laporkan ke KPK. Kalau soal berapanya saya nggak enak kalau sebutkan ya. Tapi kalau memang KPK mau publikasikan ya silahkan saja. Jadi kalau mau tahu berapanya silahkan ke KPK saja," tutur Menkes Nila di Gedung Kemenkes, Rabu (5/11/2014).
Selanjutnya, Menkes didampingi beberapa pejabat eselon I Kemenkes juga mengadakan konferensi pers dengan awak media soal simpang siur Kartu Indonesia Sehat. Beberapa pertanyaan seputar KIS mulai dari dasar hukum, perbedaan dengan BPJS dan JKN hingga cakupan peserta dijawab Menkes dengan lugas.
Usai konferensi pers, Menkes Nila juga sempat mengomentari soal pernyataan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang akan berhenti merokok. Menkes mengaku mengapresiasi hal itu dan bahkan mengirim surat ucapan terima kasih.
"Kami apresiasi beliau yang sudah mau mulai berhenti merokok. Saya kirim surat ucapan terima kasih. Karena itu (berhenti merokok) tidak hanya baik untuk rakyat tetapi baik untuk dirinya sendiri," tuturnya.
Agenda terakhir Menkes adalah melakukan rapat internal dengan Sekretaris Jenderal Kemenkes, dr Untung Suseso, MKes. Selain membahas soal program Sekretariat, rapat ini juga membahas soal peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-50 yang jatuh pada tanggal 12 November mendatang.
"Jadi kita rapat soal program ya, kan banyak. Ada HKN juga nanti 12 November," tutur dr Untung.
(mrs/up)











































