Spesialis paru Prof dr Faisal Yunus, PhD, SpP(K), mengatakan aminofilin dikenal memiliki efek samping seperti mual, muntah, sakit kepala, penurunan tekanan darah, dan denyut jantung yang bertambah. Oleh karena itu dr Faisal yang sehari-hari berpraktik di RS Persahabatan mengatakan orang Amerika dan Eropa akan berpikir dua kali sebelum menggunakan aminofilin untuk mengobati asma.
Karena efek samping yang berat, pembelian aminofilin di negara-negara tersebut membutuhkan resep dokter. Jika dibandingkan dengan Indonesia, dr Faisal mengatakan obat dengan aminofilin dapat dengan mudah ditemukan dan dapat dibeli tanpa resep dokter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dr Faisal menjelaskan perbedaan kebijakan peredaran obat tersebut ternyata bukan tanpa alasan. Ada fenomena di mana obat aminofilin ternyata bekerja dengan cara yang berbeda pada orang Asia dengan Eropa dan Amerika.
"Kalau di Amerika dan Eropa mereka sensitif terhadap amofilin sehingga efek sampingnya lebih berat. Di Asia ternyata tidak seperti itu, mereka beli aminofilin bebas-bebas saja dan belum ada laporan efek sampingnya," ujar dr Faisal.
Detail mengapa sebenarnya obat asma memiliki efek samping yang berbeda pada tiap ras ini akan menjadi salah satu topik pembahasan pada kongres APSR ke-19 di Bali.
dr Faisal yang juga menjabat sebagai Presiden APSR ke-19 mengatakan sudah ada lebih dari 3.000 peserta yang datang dari berbagai negara. Kongres rencananya akan berlangsung dari tanggal 13-16 November yang dihadiri oleh para spesialis kesehatan pernapasan.
(up/up)











































