Adalah Ma, pria asal Guangzhou, China yang mengalami pengalaman mengerikan ini. Sepulang dari melakukan perjalanan ke Afrika, dia merasakan gatal tak tertahankan dan luka di perut dan paha kanannya. Penyebabnya rupanya belatung-belatung yang hidup di bawah kulitnya. Bukan hanya 1-2 belatung, tapi ada 20 belatung.
Apple Daily melansir Ma berada di Afrika selama enam bulan untuk bekerja. Rasa gatal sebenarnya sudah dirasakan sebelum kembali ke China, dan Ma pun sudah pergi ke dokter. Namun kondisinya tidak membaik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhirnya Ma menjalani prosedur bedah minor untuk mengeluarkan belatung-belatung di bawah kulitnya. Total ada 20 belatung hidup yang berhasil dikeluarkan. Demikian dikutip dari AsiaOne, Kamis (6/11/2014).
Belatung-belatung itu diidentifikasi sebagai larva lalat tumbu (Cordylobia anthropophaga). Lalat ini dikenal bisa menyusupkan larvanya pada kulit yang tak terluka, di mana larva-larva ini akan mendapat makanan dari jaringan hidup manusia.
Lalat tumbu telah endemik di daerah subtropis Afrika selama lebih dari 135 tahun. Karena itu bagi para wisatawan yang hendak pergi ke Afrika disarankan untuk mengambil tindakan-tindakan pencegahan terhadap 'serangan' serangga ini.
(vit/up)











































