Kamis, 06 Nov 2014 15:03 WIB

Aneka Keluhan Penis

Terlalu Lama Bersepeda Bisa Bikin Penis Kesemutan

- detikHealth
Jakarta -

Bukan cuma kaki atau tangan saja yang bisa kesemutan, penis pun bisa kesemutan. Umumnya kondisi ini terjadi jika seorang pria terlalu lama mengendarai sepeda ataupun sepeda motor.

Seorang pembaca detikcom, Rahman, mengatakan dirinya pernah mengalami kesemutan di penis. Menurutnya kondisi itu dialami saat membawa barang cukup berat dengan menggunakan sepeda motor. Kala itu dia juga menempuh waktu yang cukup lama.

"Rasanya kayak kesetrum. Tapi setelah beraktifitas lagi, sekitar 10 menit kesemutannya hilang," ujarnya kepada detikHealth, Kamis (6/11/2014).

Arthur Goldstein, MD, seorang pakar kesehatan dari American Urological Association pernah mengatakan mengendarai sepeda memang bisa menyebabkan kesemutan pada penis, dan juga bisa menimbulkan berkurangnya kualitas ereksi. Mengapa demikian? kesemutan saat kelamaan naik sepeda juga dipicu oleh tekanan pada saraf sensori dan saraf ereksi yang terletak di perineum atau area di antara anus dan buah zakar. Saraf tersebut biasanya rentan terjepit antara sadel dengan tulang panggul.

Untungnya kerusakan saraf yang memicu rasa kesemutan biasanya hanya bersifat sementara, sangat jarang berkembang jadi keluhan permanen. Lamanya waktu pemulihan bervariasi tergantung tignkat kerusakan, namun ada juga yang butuh waktu hingga berbulan-bulan.

Dalam sebuah wawancara dengan detikHealth, seksolog dr Andri Wanananda, MS, kesemutan atau paraesthesia pada penis bisa disebabkan karena gangguan sirkulasi darah atau saraf sekitar penis. "Masturbasi bukan penyebabnya, tapi olahraga sepeda masih mungkin sebagai penyebabnya. Iritasi batang penis pada sadel sepeda yang terlampau lama disertai suhu panas sekitar penis saat mengayuh sepeda patut dipertimbangkan sebagai penyebab," jelas dr Andri.

Kesemutan pada penis juga bisa disebabkan oleh berbagai kondisi medis, antara lain diabetes mellitus, konsumsi alkohol, hipokalsemia (rendahnya kadar kalsium di dalam plasma darah), herpes zoster, multiple sclerosis, neuropati terjepit, dan kejang parsial.

"Sebaiknya periksa kadar gula darah, lemak (kolesterol) dan asam urat. Dianjurkan minum suplemen yang mengandung vitamin B1, B6 da B12," saran dr Andri.

(vit/up)