Kesemutan pada penis biasanya memang tidak lama, tapi tentu saja cukup mengganggu. Kondisi ini biasa dikeluhkan mereka yang terlalu lama bersepeda. Bagaimana cara mencegah agar penis tidak kesemutan?
"Rasa kesemutan pada penis (penile numbness) bisa diakibatkan gangguan pada aliran darah ataupun persarafan pada penis. Sebagian aliran darah untuk kulit penis melalui daerah tengah selakangan (bagian antara kantong zakar hingga anus, perineum) sehingga dapat mengalami penurunan aliran darah apabila mengalami penekanan yang menetap untuk waktu yang lama," kata dr M. Ayodhia Soebadi, SpU, spesialis urologi dari RSUD dr Soetomo Surabaya, dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Kamis (6/11/2014).
Gangguan pada saraf daerah ini juga mungkin menyebabkan perasaan tebal, baik pada perineum atau pada penis. Nah, pencegahan gangguan perineum ini sebaiknya saat bersepeda menggunakan sadel yang disesuaikan. "Umumnya dengan desain lubang di tengah-tengah sadel, dan memperbaiki posisi duduk serta perubahan posisi duduk di atas sepeda secara berkala," sambung dokter yang akrab disapa dr Yodhi ini/
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesemutan penis, bisa dilakukan usaha untuk mengurangi penekanan ke perineum atau selakangan dan meningkatkan aliran darah dengan aktivitas fisik ringan, misal berjalan-jalan.
(vit/up)











































