Namun jangankan berjalan, menggerakkan tubuhnya sedikit saja, ia akan merasakan kesakitan yang luar biasa. Wanita bernama Natalie Allan ini dilaporkan mengidap salah satu bentuk paling langka dari sindrom Ehlers Danlos, yaitu sindrom Ehlers Danlos 7A.
Bahkan Natalie diduga merupakan satu-satunya orang di UK yang mengidap sindrom ini. EDS mengakibatkan lemahnya serat kolagen yang seharusnya membantu menopang sendi, sehingga persendian Natalie sering lepas dengan sendirinya.
Natalie telah didiagnosis dengan EDS ini sejak usianya baru 15 tahun. Sendi-sendi di tubuh Natalie yang sering terlepas adalah pinggang, leher, bahu, lutut, serta jari-jari tangan dan kaki. Bila lepas, Natalie harus mengembalikan sendi-sendi tersebut ke posisi semula secara manual.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejak umur 15 tahun saya sudah begini, dan di usia 20 tahun saya hanya bisa duduk di kursi roda. Setiap hari sendi-sendi saya lepas sendiri. Bersin sedikit saja, sendi di bahu, jari atau lutut bisa lepas," tuturnya seperti dikutip dari Daily Record, Kamis (6/11/2014).
Natalie sempat putus asa dalam menjalani hidup. Hingga akhirnya di tahun 2012, ia bertemu dengan Shaun. Pria 26 tahun ini mengaku mencintai Natalie apa adanya, bahkan menyatakan kesanggupannya untuk merawat Natalie sepanjang waktu.
Kebahagiaan Natalie makin lengkap ketika Shaun melamarnya di bulan Oktober tahun kemarin. "Saat ia melamar itulah, saya berjanji kepada diri saya sendiri, suatu hari saya takkan bergantung pada kursi roda ini lagi, dan saya akan berjalan di altar untuk bisa menjadi istrinya," tekad Natalie.
Pasangan ini pun mengucap janji sehidup semati di Lothian's City Chambers. Natalie mencoba berjalan dengan kedua kakinya sendiri, bahkan saat pendeta menanyakan kesediaannya untuk mendampingi Shaun, ia mengatakan 'I do' sembari menahan perih karena dua sendi di lututnya lepas.
"Selain gugup seperti halnya pengantin lain, saya hanya berharap hari itu tak banyak sendi yang lepas. Meskipun saya mengucapkan sumpah dengan dua lutut yang lepas, tapi ini sungguh sepadan," kenangnya haru.
Keduanya kemudian menggelar resepsi pernikahan mereka di Hibs Supporters Club, Edinburgh bersama 30 rekan dan keluarga besar mereka. Selepas upacara pemberkatan, Shaun juga membantu mengembalikan sendi istrinya yang lepas.
"Ini mungkin bukan hal pertama yang diinginkan seorang wanita kepada suaminya. Tapi Shaun sangat mendukung dan memahami saya. Dan saya merasa beruntung mendapatkannya. Ini juga pernikahan impian saya," imbuhnya.
Shaun pun mengatakan istrinya begitu cantik di hari pernikahan mereka. Tak kalah mengharukan, pria ini bahkan mengatakan ia bangga akan pencapaian istrinya hari itu.
(lil/vit)











































