Shadiq yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Aliansi Bupati Se-Indonesia mengatakan bahwa tujuan adanya utusan MDGs adalah mempercepat pembangunan di daerah, demi tercapainya target-target tersebut. Hanya saja, gaung program mulia tersebut tak sampai ke daerahnya.
"MDGs memiliki tujuan yang sangat mulia untuk mempercepat pembangunan. Sayangnya, sangat sedikit daerah-daerah kabupaten, termasuk kabupaten saya, yang mendapat manfaat MDGs tersebut," tuturnya di Kantor MDGs, Jl Teuku Umar no 10, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/11/2014).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masalah lain adalah soal sosialisasi Kartu Indonesia Sehat. Dikatakannya bahwa masih banyak kesalahpahaman yang terjadi di daerah, bahkan oleh perwakilan BPJS sendiri.
"Masih bingung, soal KIS dan BPJS. Apakah JKN diganti dengan KIS? Atau berjalan bersama? Masalahnya saya tanya BPJS daerah mereka pun masih bingung," tandasnya.
Menkes yang mendapat curahan hati tersebut pun menjawab dengan senyum. Seperti sering disampaikannya, BPJS dan KIS tidaklah berbeda. KIS adalah nama kartu yang baru, dan merupakan peningkatan karena cakupan peserta dan manfaat yang lebih luas.
"Tapi tetap terima kasih. Saran-saran dan permasalahan tersebut akan ditampung agar kita bisa bekerja lebih baik lagi," ujar Prof Nila.
(mrs/vit)











































