Sebuah penelitian di Journal of Clinical Oncology baru-baru ini berhasil menjawab pertanyaan tersebut. Para ilmuwan membandingkan komposisi air liur pada pasangan yang salah satunya mengidap kanker oral terkait HPV, dengan komposisi air liur pada populasi umum.
Hasilnya, air liur dengan kandungan DNA (Deoxyribo Nucleid Acid) HPV ditemukan pada 1,2 persen pasangan dengan kanker oral. Angka ini tidak berbeda secara signifikan dibandingkan dengan populasi umum yang angkanya juga mencapai sekitar 1,3 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kanker oral atau kanker rongga mulut meningkat di kalangan pria kulit putih, khususnya di Amerika Serikat. Termasuk di antaranya kanker lidah, tonsil dan tenggorokan. Sebuah penelitian di Journal of Clinical Oncology mengungkap, 3 dari 4 kasus berkaitan dengan infeksi HPV oral.
Penelitian terhadap 164 pasien dengan kanker oropharyngeal yang terkait HPV menunjukkan, 90 persen pernah melakukan seks oral di masa lalu. Dikutip dari WebMD, Senin (17/11/2014), para pasien mempunyai rentang usia antara 50 tahun hingga 60 tahun.
(up/up)











































