Diserang Badak, Dada dan Panggul Pria Ini Babak Belur

Diserang Badak, Dada dan Panggul Pria Ini Babak Belur

- detikHealth
Kamis, 20 Nov 2014 19:15 WIB
Diserang Badak, Dada dan Panggul Pria Ini Babak Belur
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Bedfordshire - Keberadaan binatang liar di kebun binatang memang memerlukan perhatian khusus. Saat menanganinya pun perlu hati-hati. Jika tidak, bisa saja mereka menyerang dan menimbulkan luka yang cukup serius.

Seperti peristiwa yang terjadi di Whipsnade Zoo, sebuah kebun binatang yang terletak di kawasan Dunstable, Bedfordshire. Seorang penjaga di kebun binatang tersebut mengalami penyerangan oleh seekor badak seberat dua ton.

Belum jelas seperti apa bentuk penyerangan yang dilakukan binatang besar ini, namun pria berusia 50 tahun yang tak ingin disebutkan namanya tersebut mengalami luka serius dan membutuhkan operasi pada kakinya ke dada, perut dan panggul.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilaporkan rekan pria tersebut yang juga bekerja sebagai penjaga menemukannya dalam kondisi tenggelam di dalam kandang badak. Ia kemudian dilarikan ke Addenbrooke’s Hospital, Cambridge, yang kemudian dinyatakan dokter berada dalam kondisi serius tapi stabil.

Staf ambulans mengatakan suhu tubuh korban menurun drastis akibat berada cukup lama di dalam air. Kolam itu sendiri diketahui merupakan area di mana si badak biasa mandi atau minum.

"Kemarin pagi (19/11) salah satu penjaga senior kami ditemukan terluka di kandang seekor badak Asia. Penjaga tersebut dirawat di tempat kejadian oleh paramedis dan kemudian dibawa ke rumah sakit," ujar perwakilan dari Zoological Society of London (ZSL), David Field, seperti dikutip dari BBC, Kamis (20/11/2014).

Kini kondisi penjaga kebun binatang tersebut sudah cukup membaik. Hanya saja, belum bisa dipastikan bentuk serangan yang ia dapat karena psikisnya yang masih belum stabil.

Zoological Society of London masih akan terus menyelidiki masalah tersebut agar tak terjadi kembali di kemudian hari. Selain mereka, The Health and Safety Executive serta Central Beds Council juga tengah menyelidiki kasus ini.

(ajg/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads