Apa Dampak Makanan Rendah Lemak Tapi Tinggi Gula? Jawabnya Ada di Film Ini

Apa Dampak Makanan Rendah Lemak Tapi Tinggi Gula? Jawabnya Ada di Film Ini

- detikHealth
Jumat, 21 Nov 2014 15:35 WIB
Apa Dampak Makanan Rendah Lemak Tapi Tinggi Gula? Jawabnya Ada di Film Ini
Jakarta - Beberapa waktu lalu, seorang sutradara asal Amerika bernama Morgan Spurlock membuat film dokumenter tentang upayanya untuk hanya makan McDonald selama satu bulan. Tampaknya sang sutradara penasaran pada apa yang terjadi dengan tubuhnya karena mengonsumsi fast food saja setiap hari.

Namun siapa sangka film dokumenter bertajuk Super Size Me itu menginspirasi seorang pegiat film lainnya asal Australia. Bedanya, pria bernama Damon Gameau ini ingin membuat dokumentasi tentang dirinya yang hanya makan makanan rendah lemak namun mengandung gula dalam kadar tinggi selama dua bulan atau 60 hari lamanya.

Bila dihitung-hitung, dalam sehari, Damon bisa menghabiskan 40 sendok teh gula atau lebih tinggi dari jumlah gula harian yang direkomendasikan American Heart Association (AHA) yang hanya sebanyak 20 sendok teh.
 
Hanya saja Damon kaget ketika mengetahui dampaknya sudah mulai terlihat di minggu ketiga. Damon yang selama ini dikenal sehat dan menjaga pola makannya dengan baik berubah menjadi pria yang moody dan lamban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian ia mendatangi seorang dokter untuk diperiksa. Tak disangka, sang dokter mengatakan bahwa di tubuh Damon mulai terlihat gejala fatty liver disease atau pembengkakan hati, yang konon dapat mengakibatkan gagal hati.

"Padahal saya tidak minum minuman ringan, atau makan cokelat, es krim dan gula-gula. Semua gula yang saya makan berasal dari makanan yang selama ini kita anggap sehat, seperti yoghurt rendah lemak, granola bar, sereal dan jus buah atau minuman olahraga," ungkapnya seperti dikutip dari Foxnews, Jumat (21/11/2014).

Dalam film dokumenter yang kemudian diberi judul That Sugar Film itu, Damon berkesimpulan bahwa gula tambahan telah mempengaruhi kesehatan fisik juga mentalnya. Dokter juga memastikan fungsi mental Damon menjadi 'tidak stabil'.

"Lemak visceral atau lemak di perut menumpuk hingga perut saya membuncit sejauh 10 cm, dan kata dokter sebentar lagi saya akan menjadi obes," tuturnya.

Pola makan yang ia adaptasi juga membuatnya terus merasa lapar, tak peduli sebanyak apapun makanan yang telah masuk ke tubuhnya.
 
Namun Damon mengaku makin sedih ketika mengetahui bahwa banyak orang tua, terutama di Barat yang sering membekali anak-anak mereka roti lapis, jus buah, atau granola bar untuk makan siang, padahal kandungan gulanya begitu tinggi. "Parahnya, orang tua percaya mereka melakukan yang terbaik untuk si anak, tapi mereka termakan oleh iklan dan kurangnya pemahaman akan makanan sehat untuk anak," keluhnya.
 
Menurut data CDC, konsumsi gula tambahan secara berlebihan juga dapat mengakibatkan risiko gangguan kardiovaskular, bahkan dituding sebagai salah satu penyebab kematian terbesar di Amerika, baik bagi pria maupun wanita.

That Sugar Film rencananya akan dirilis secara serentak di seluruh bioskop di Australia pada bulan Februari 2015.

(lil/vit)

Berita Terkait