6 Masalah Kesehatan Umum yang Berbahaya Namun Sering Diabaikan Pria

6 Masalah Kesehatan Umum yang Berbahaya Namun Sering Diabaikan Pria

- detikHealth
Senin, 24 Nov 2014 08:36 WIB
6 Masalah Kesehatan Umum yang Berbahaya Namun Sering Diabaikan Pria
Illustrasi: Thinkstock
Jakarta - Dibandingkan wanita, para pria disebut-sebut kurang peduli dengan kondisi kesehatannya sendiri. Tak heran, beberapa gejala yang muncul kerap diabaikan. Apa saja?

Berikut beberapa masalah umum yang sering 'luput' dari perhatian pria padahal jika dibiarkan bisa berbahaya, seperti dirangkum detikHealth dari berbagai sumber pada Senin (24/11/2014):

1. Nyeri dada

Illustrasi: Thinkstock
Kebanyakan nyeri dada pada pria nyeri dikaitkan dengan kondisi jantung, namun ada beberapa kondisi kesehatan lain yang juga diawali dengan nyeri dada yaitu masalah pada paru-paru.

Beberapa masalah pada paru-paru seperti pneumonia, emboli paru, atau asma juga terkait dengan nyeri dada konstan.

"Dengan meningkatnya frekuensi stres dan kebiasaan makanan yang tidak sehat, kondisi kesehatan pencernaan seperti refluks asam atau ulkus lambung sering terjadi pada kalangan pria. Kondisi ini menyebabkan nyeri dada yang parah dan tidak boleh diabaikan," kata psikiater Dr Hemant Mittal.

2. Sesak napas

Illustrasi: Thinkstock
Sesak napas merupakan salah satu keluhan yang umum terjadi pada pria. Biasanya kondisi ini muncul karena ada terdapat masalah sistem kardiovaskular. Selain itu, sesak napas juga mungkin muncul karena masalah pada paru-paru misalnya kanker paru-paru, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), bronkitis kronis, emfisema, asma, atau hipertensi pulmonal.

3. Kelelahan

Illustrasi: Thinkstock
Pria kerap mengalami kelelahan ekstrem dan seperti tak bertenaga? Bisa jadi kurang tidur. Namun jika kondisi ini berlangsung terus-menerus maka mungkin saja kelelahan tersebut terjadi karena diabetes atau infeksi pada bagian tubuh tertentu.

"Kelelahan terlalu sering tak boleh diabaikan. Kondisi ini juga dapat menunjukkan adanya gangguan fungsi kelenjar tiroid," ujar Dr Pravin Dehana.

4. Depresi

Illustrasi: Thinkstock
Statistik menunjukkan bahwa pria lebih rentan terhadap depresi. Alasannya, secara moral lebih banyak harapan dan tuntutan yang diberikan pada seorang pria, terlebih jika ia sudah berkeluarga. Ini tentu akan menyebabkan kegelisahan, stres dan depresi.

Jika didiamkan dan dianggap sepele, stres dan depresi bisa berujung pada risiko ke arah kemarahan dan bahkan muncul keinginan untuk bunuh diri.

5. Mudah lupa dan sulit fokus

Illustrasi: Thinkstock
Tak sekadar lupa meletakkan benda atau mengingat janji penting, kelupaan juga dapat menjadi gejala beberapa masalah serius lainnya seperti penyakit Alzheimer, tumor otak, serta kerusakan atau peradangan otak. Kekurangan asupan vitamin juga dapat menyebabkan seseorang sering lupa.

6. Masalah buang air kecil

Illustrasi: Thinkstock
Sama seperti wanita, pria juga kerap mengalami masalah yang berhubungan dengan urine, misalnya urine berdarah atau kesulitan buang air kecil. Masalah ini tak boleh diabaikan, bisa saja menjadi pertanda adanya gangguan ginjal dan hati. Urine pada darah juga bisa menjadi gejala kanker prostat dan batu ginjal

"Jika diabaikan, hal ini dapat mengakibatkan komplikasi lebih lanjut. Pembesaran prostat atau kanker prostat sangat umum terjadi di kalangan pria, tetapi pria cenderung mengabaikan tanda-tanda awal yang kemudian dapat memperburuk kondisinya," ungkap dokter spesialis urologi, dr Anand Biswas.
Halaman 5 dari 7
(ajg/up)

Berita Terkait