Para ilmuwan dari Duke University menemukan bahwa orang lanjut usia atau lansia membutuhkan upaya ekstra dalam menggunakan otaknya saat berbelanja di online shop. Lebih khususnya, dalam menggunakan kemampuan mengingat.
Ketika kemampuan otak dalam mengingat-ingat sudah menurun, para lansia akan mengaktifkan area lain di otak. Ini terjadi saat mereka berbelanja dan melakukan perhitungan untuk mendapatkan harga paling ekonomis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam penelitian yang dipublikasikan di Journal of Neuroscience ini, Lighthall menggunakan teknologi functional Magnetic Resonance Imaging (fMRI). Teknologi ini digunakan untuk melihat aktivitas otak para lansia saat berbelanja di salah satu online shop terpopuler, yakni Amazon.
Terbukti, para lansia tidak kalah dibandingkan kaum muda dalam perburuan harga paling murah meski fungsi otaknya sudah lebih menurun. Rahasianya, para lansia mengaktifkan area lain yang disebut ventromedial prefrontal cortex (vmPFC). Ini terjadi saat otak butuh mengingat-ingat harga.
(up/up)











































