Setelah melacak sumber suara, David dan Hayley kemudian mengangkat lapisan batu yang menutup gorong-gorong. Di tempat dengan kedalaman 2,5 meter tersebut, mereka menemukan bayi laki-laki hidup di dalamnya.
"Kami merasa muak. Kami hanya ingin bayi itu tahu bahwa dia akan baik-baik saja," ujar Hayley seperti dikutip dari CNN pada Senin (24/11/2014).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyidik kasus menduga bayi yang masih berusia 7 hari tersebut dibuang di gorong-gorong sehari setelah dilahirkan. Bayi juga dilaporkan menunjukkan tanda-tanda kekurangan nutrisi dan dehidrasi saat ditemukan pada hari Minggu (23/11/2014).
Beberapa jam setelah ditemukan, David dan Hayley kembali mengunjungi sang bayi di rumah sakit sambil membawa tumpukan pakaian.
"Dia tidak punya keluarga, jadi kami ingin mencoba memberinya sebanyak yang kami mampu," tutup Hayley.
(vit/vit)











































