Rabu, 26 Nov 2014 16:19 WIB

BPOM Umumkan 51 Produk Obat Tradisional Dicampur Obat Kimia

- detikHealth
ilustrasi (Foto: Thinkstock) ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Obat tradisional cukup diminati oleh masyarakat. Sayangnya, banyak produsen nakal yang mencampurkan bahan kimia obat ke dalamnya. Baru-baru ini 51 produk masuk dalam public warning 2014.

Daftar 51 produk obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat diungkap oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Dari daftar tersebut, 42 di antaranya merupakan produk ilegal yang tidak mempunyai nomor registrasi.

"Didominasi obat penghilang rasa sakit dan penambah stamina pria seperti sildenafril (bahan baku Viagra)," kata Roy Sparringa, Kepala BPOM di kantornya, Rabu (26/11/2014).

Obat penghilang rasa sakit yang sering dicampur dalam obat tradisional antara lain parasetamol dan fenilbutason. Bahan-bahan kimia obat tersebut membuat obat tradisional menjadi cespleng, memberikan efek seketika. Tentu saja, bonus efek samping yang tidak disadari pengguna.

Sebanyak 51 produk tersebut telah ditarik dari peredaran untuk kemudian akan dimusnahkan. Sedangkan 9 produk yang terdaftar namun ketahuan mencampurkan bahan kimia obat, akan dicabut izin edarnya.

Selain 51 produk tersebut, ada juga 62 produk obat tradisional berbahan kimia obat yang terjaring lewat post market alert system. Atas temuan tersebut, BPOM menyampaikan public warning yang dimuat juga di situs www.pom.go.id.

(up/ajg)
News Feed