Penyakit Langka, dalam Sehari Anak Ini Kena Stroke 15 Kali

Penyakit Langka, dalam Sehari Anak Ini Kena Stroke 15 Kali

- detikHealth
Senin, 01 Des 2014 14:04 WIB
Penyakit Langka, dalam Sehari Anak Ini Kena Stroke 15 Kali
Adam Lefkowitz (Foto: NY Daily News)
Long Island, AS - Stroke umumnya dialami oleh orang dewasa. Akan tetapi bocah berumur empat tahun ini dibikin menderita karena penyakit langka yang membuatnya diserang stroke hingga 15 kali dalam sehari. Apa yang terjadi?

Mulanya Adam Lefkowitz adalah bocah yang sehat dan selalu ceria. Ia juga menyukai semua kegiatan yang digemari anak laki-laki pada umumnya seperti memanjat pohon bersama teman-temannya.

Namun semua berubah sejak bulan Agustus lalu. Suatu malam, Adam terbangun dari tidur dan mengeluh kepalanya didera sakit yang begitu hebat. Kedua orang tua Adam, Evan dan Dina, pun membawanya ke dokter, tapi katanya gejala itu muncul karena serangan virus biasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa hari kemudian, Evan dan Dina mulai curiga karena sakit kepala yang dirasakan putra sulung mereka tak kunjung hilang. Sejak itulah Dina dan Evan keluar masuk rumah sakit untuk menanyakan apa yang terjadi pada Adam, namun sebagian besar dokter yang mereka temui juga memberikan keterangan yang sama.

Hingga suatu ketika Adam akhirnya dijadwalkan untuk menjalani prosedur MRI. Di situ tim dokter melihat ada peradangan di lapisan terluar otak Adam, dan mereka menduga ini adalah meningitis. Dokter sempat memberikan resep obat, dan untuk sementara sakit kepala Adam menghilang.

Namun satu-dua hari sebelum ia diperbolehkan pulang, Adam terbangun dalam keadaan kakinya pincang. Padahal menurut Dina, Adam datang ke rumah sakit dengan kaki yang baik-baik saja.

Ternyata setelah di-scan lagi, Adam telah mengalami stroke mini sebanyak empat kali. Tentu saja ini membuat Evan dan Dina terperanjat, karena mereka tak pernah mendengar anak kecil terkena stroke. Setelah dibiopsi, barulah dokter menyimpulkan bahwa Adam terkena CNS (Central Nervous System) Vasculitis, penyakit langka yang menyerang pembuluh darah otak serta saraf tulang belakangnya.
 
Keanehan terjadi kembali. Setelah diberi steroid dan menjalani serangkaian kemoterapi, bukannya sembuh, Adam malah terus terserang stroke. Begitu pun ketika ia diberi pengobatan baru dan dipindahkan ke fasilitas rehab khusus. Strokenya tetap terjadi, bahkan dua kali lebih banyak dari biasanya.

Kini Adam hanya bisa terdiam di atas kasurnya dan ia tak lagi bisa menggerakkan kedua kakinya. Adam juga mulai kesulitan menggerakkan kedua tangannya. Bahkan mata kanan Adam terus terpejam. Untuk buang air pun ia harus mengenakan kateter.
 
Di pertengahan November, Adam dipindahkan ke Children's Hospital of Philadelphia, di mana pengobatannya menjadi makin intensif. "Tapi tetap tak ada yang tahu apa yang terjadi pada Adam. Kami sampai tak tahu sudah berapa kali Adam terserang stroke dalam sehari," tutur Dina seperti dikutip dari NY Daily News, Senin (1/12/2014).

Tim dokter juga hanya bisa geleng-geleng kepala. Mereka heran mengapa tubuh Adam tidak merespons pengobatan yang diberikan.

"Mereka menduga masalah sebenarnya bukanlah penyakit langka itu. Tapi sepertinya ada sesuatu yang tak bisa mereka ungkap, dan tampaknya inilah yang menyebabkan penyakit yang diidap Adam jadi sulit disembuhkan," imbuh Dina.

Dina berharap dengan mempublikasikan kisah Adam, ini akan menarik perhatian orang tua lain atau dokter spesialis yang mengetahui gejala putranya, dan memberikan pencerahan kepada mereka.

(lil/vit)

Berita Terkait