Mendadak Kena Serangan Jantung? Puskesmas Pasar Rebo Siap Menangani

Melihat Puskesmas Lebih Dekat

Mendadak Kena Serangan Jantung? Puskesmas Pasar Rebo Siap Menangani

- detikHealth
Kamis, 04 Des 2014 18:07 WIB
Mendadak Kena Serangan Jantung? Puskesmas Pasar Rebo Siap Menangani
Puskesmas Pasar Rebo (Dok: Tiara / detikHealth)
Jakarta - Serangan jantung sering muncul ketika sedang beraktivitas maupun sedang istirahat. Puskesmas menjadi layanan kesehatan yang paling mudah diakses pada kondisi gawat darurat seperti ini.

dr U.R. Firdaus, dokter jaga UGD di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Selatan mengungkap, tenaga dokter di puskesmas sudah mendapat pelatihan Sistem Penanganan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) khusus jantung. Pelatihan ini merupakan kerja sama dengan RS Jantung Harapan Kita.

"Pasien yang datang dengan nyeri dada yang akan dilakukan pemeriksaan rekam riwayat jantungnya menggunakan alat EKG, setelah itu kami akan mengirim fotonya ke RS Harapan Kita dan menelepon SPGDT untuk mengetahui apakah pasien akan di rujuk ke RS yang dapat menangani jantung atau cukup dikonsultasikan ke poli jantung di rumah sakit terdekat," papar dr U.R. Firdaus, Kamis (4/12/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Dr Firdaus, sebenarnya pasien tanpa harus pergi ke Puskesmas dapat menghubungi hotline SPGDT jika hotline tidak sibuk agar ambulans datang ke rumahnya untuk menjemput. "Karena hotline ini bukan untuk jantung saja. Fungsinya seperti 911 di Amerika, sedangkan di Indonesia 119," ungkapnya dalam menanggapi call center 119 yang sibuk.

Ia menambahkan, pasien yang datang ke puskesmas akan ditanyakan kapan awal mula terjadinya gejala nyeri yang misalnya dikeluhkaan saat aktivitas.

"Apakah nyeri tersebut berlangsung lama, tambah hebat, ada penjalaran di daerah organ lain misalnya bahu dan leher, rasa nyeri seperti terhimpit, dan seperti tertimpa beban berat," papar dr Firdaus.

Penanganan Kegawatdaruratan Jantung Dasar di Puskesmas ini meliputi pemeriksaan rekam jantung memakai alat EKG di 12 sadapan pada bagian jantung atas, bawah, samping jantung, setelah itu Puskesmas juga akan memberikan obat yang berguna untuk mencairkan bagian jantung yang tersumbat.

Tindakan yang pertama ialah diberi oksigen untuk menjaga sirkulasi udara ke seluruh tubuh, dan pemasangan kateter pada bagian yang tersumbat juga dilakukan untuk melapangkan sumbatan yang ada di jantung.

"Bagian yang tersumbat tadi dihancurkan, dilonggarkan kateternya supaya darahnya lancar lagi dan mencegah agar bagian yang tersumbat tidak lagi tersumbat," papar dr Firdaus.

(up/up)

Berita Terkait