Dikutip dari CNN pada Jumat (12/12/2014), Deputi Komisaris Distrik Yaqshid, Osman Mohamed, mengatakan selain korban meninggal sekitar 150 orang lain yang minum dari sumur tersebut juga sedang dirawat di rumah sakit.
Salah satu warga setempat, Hawo Abdi, mengaku bahwa anaknya yang masih berusia 8 tahun adalah salah satu dari 50 korban yang meninggal setelah minum air dari sumur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Somalia sebagai salah satu negara di daerah Afrika yang juga mengalami permasalahan tersebut namun masih memiliki beberapa masalah lain yang harus ditangani. Aksi kekerasan dari kelompok militan Al-Shabaab masih sering terjadi.
Hingga saat ini pemerintah setempat belum mendapatkan laporan apa yang mengkontaminasi sumur dan bagaimana bisa sumur terkontaminasi. Pemerintah juga belum tahu apakah ada keterlibatan seseorang atau kelompok tertentu yang berkaitan dengan kasus ini.
(vit/vit)











































