Studi Sebut Pria Penyuka Rasa Pedas Miliki Kadar Testosteron Lebih Tinggi

Studi Sebut Pria Penyuka Rasa Pedas Miliki Kadar Testosteron Lebih Tinggi

- detikHealth
Selasa, 16 Des 2014 15:31 WIB
Studi Sebut Pria Penyuka Rasa Pedas Miliki Kadar Testosteron Lebih Tinggi
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Pedas menjadi salah satu rasa yang umumnya digemari orang. Pada pria, rasa pedas yang disukai pun nyatanya berhubungan dengan kadar testosteron mereka lho. Sebab, studi terbaru menemukan pria pecinta rasa pedas memiliki kadar testosteron lebih tinggi.

Testosteron dikenal sebagai hormon pria yang membuat kaum adam berani, agresif, dan aktif secara seksual. Penelitian sebelumnya pada tikus menunjukkan konsumsi cabai bisa meningkatkan kadar testosteron. Maka dari itu, Profesor Laurent Begue dan koleganya menunjukkan korelasi antara kadar testosteron pria dengan kesukaannya terhadap rasa pedas.

Dikatakan prof Begue, rasa pedas usai mengonsumsi cabai terjadi karena zat kimia dalam cabai yakni capsaicin mengikat reseptor rasa sakit yang memproduksi sensasi terbakar. Kondisi inilah yang menyebabkan perubahan fisik pada tubuh berupa peningkatan detak jantung, berkeringat, serta pelepasan hormon endorfin dan adrenalin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keringat yang tak terkontrol juga memengaruhi pelepasan hormon bahagia. Nah, dalam studinya, Prof Begue dan tim melibatkan 114 pria usia 18-44 tahun yang diminta mendeskripsikan indikasi makanan pedas menurut mereka yang seperti apa. Sebelumnya, kadar testosteron dalam ludah mereka sudah diukur.

"Kemudian mereka diberi 2 pilihan saus, pedas dan asin untuk mashed potato. Ternyata, pria dengan kadar testosteron tinggi cenderung lebih memilih saus pedas. Kami berasumsi kadar testosteron yang lebih tinggi memerintahkan pria untuk mencari sensasi makanan tersendiri yang lebih menantang dan salah satunya mencicipi makanan pedas," terang Prof Begue.

Meski demikian, Prof Begue menekankan perlu penelitian di kemudian hari untuk mengevaluasi hubungan testosteron yang tinggi dengan preferensi makanan pedas pria. Kemudian, Prof Begue merekomendasikan efek makanan pedas pada kadar testosteron wanita perlu pula diamati.

"Bagaimanapun testosteron juga berperan di tubuh wanita sehingga efek tinggi rendah kadar testosteron penting juga untuk diteliti," kata prof Begue dalam laporannya di jurnal Physiology and Behavior dan dikutip pada Selasa (16/12/2014).

"Pada pria, bisa jadi cita rasa pedas menjadi ukuran untuk 'kejantanan' mereka tapi ingat, makanan pedas jika dikonsumsi berlebih bisa menyebabkan lebih banyak gangguan pencernaan," pungkas Prof Begue.



(rdn/up)

Berita Terkait