Banyak orang yang melakukan program diet untuk menurunkan bobotnya bisa menghilangkan berkilo-kilo lemak tubuh. Dengan meneliti dan melacak pola atom dalam tubuh ilmuwan dari University of New South Wales menemukan saat 10 kilogram lemak hilang "dibakar", 8,4 kg keluar dari tubuh lewat paru-paru dan sisanya menjadi air.
Meski demikian peneliti mengingatkan bahwa orang-orang masih tetap perlu bergerak aktif, hanya sering menghembuskan nafas tidak dapat membuat orang untuk menjadu kurus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemimpin studi Ruben Meerman and Andrew Brown mengatakan bahwa ide proses pembakaran lemak tersebut sebenarnya telah lama dipikirkan oleh peneliti. Akan tetapi hingga saat ini belum pernah ada penelitian yang membuktikannya.
"Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa paru-paru adalah organ ekskresi utama untuk menurunkan berat badan," tulis peneliti dalam laporannya seperti dikutip dari BBC pada Kamis (18/12/2014).
Duane Mellor dari British Dietetics Association mengomentari temuan metabolisme lemak tersebut dan menghubungkannya dengan pembakaran bensin pada kendaraan. Metabolisme membakar lemak, mengubahnya menjadi energi untuk bergerak dan juga menghasilkan limbah.
"Atom yang tersisa setelah pembakaran lemak menjadi energi seperti asap yang keluar lewat knalpot," ujar Mellor.
(vit/vit)











































