Studi ini dilakukan dengan menganalisis 104 penelitian sebelumnya. Ditemukan bahwa obesitas menambah beberapa faktor risiko kanker prostat yang sebelumnya disebutkan antara lain memiliki riwayat keluarga dengan kanker prostat atau berusia lebih dari 50 tahun.
"Ini adalah pertama kalinya ditemukan hubungan yang jelas dan konsisten antara lemak tubuh dan kanker prostat. Pria perlu mengambil langkah untuk mengurangi risiko kanker ini dengan bergaya hidup sehat," ungkap Dr Edward Giovannucci, dari Harvard School of Public Health.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain rajin olahraga dan menjaga berat badan normal tetap stabil, untuk mengurangi risiko kanker prostat peneliti dari Bristol University menemukan ada cara alami lainnya. Yakni dengan mengonsumsi lebih dari 10 porsi tomat setiap minggu seperti tomat segar dan jus tomat.
Diungkapkan bahwa pria yang makan lebih dari lima porsi sayur dan buah setiap hari terdapat pengurangan risiko sebesar 24 persen.
"Temuan kami menunjukkan bahwa tomat mungkin memegang peran penting dalam pencegahan kanker prostat," kata salah satu peneliti, Venessa Er, seperti dikutip dari BBC pada Selasa (23/12/2014).
Hal sama juga dikatakan oleh Dr Iain Frame dari Prostate Cancer UK. Menurutnya selain mengonsumsi tomat, pria juga harus mengatur pola makannya dengan memasukkan banyak buah dan sayuran segar, bersama dengan olahraga teratur.











































