Apa itu sebenarnya terapi trauma healing dan apa yang dilakukan di dalamnya?
Trauma healing, dikatakan oleh Rosdiana Setyaningrum, M.Psi, MHPEd, dari RS Pluit Jakarta, diberikan untuk mempercepat proses penyembuhan trauma. Kehilangan seseorang dicintai menurut Rosdiana adalah suatu hal yang dapat membuat trauma terlebih jika terjadi seperti kasus dengan pesawat Air Asia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat mengalami trauma, Diana menjelaskan seseorang akan mengalami beberapa tahapan sampai akhirnya ia bisa menerima keadaan. Psikolog yang memberikan terapi trauma healing bertugas untuk membantu untuk melalui tahapan-tahapan tersebut dengan cepat.
Orang mungkin awalnya bisa merasa tidak terima dengan kenyataan, kemudian marah. Diana mengadakan trauma healing pada tahap awal kasus ini diberikan untuk menenangkan para keluarga korban.
"Kalau untuk yang keluarga biasanya pemberian psikologi itu penanganan grieving, untuk orang-orang yang berduka karena mereka kehilangan orang-orang terdekat dengan tragis," ujar Diana.
Peluapan emosi dikatakan oleh Diana adalah hal yang penting karena dengan melakukan hal tersebut, seseorang sebenarnya sedang berupaya untuk mengendalikan emosinya. Psikolog saat itu akan memberikan dukungan dengan mendengarkan keluhan para keluarga korban.
"Pendampingan paling efektif itu saat ini tidak perlu apa-apa cuma butuh teman untuk cerita. Jadi itu fungsi yang sebenarnya diperlukan dari pendamping," kata Diana.
Baru setelah kondisi tenang, terapi lain seperti terapi cognitive behavior, hipnoterapi, atau jenis terapi lainnya dapat dilakukan.
(up/up)











































